Senin, 07 November 2011

DUNIA DALAM DERITA

Dalam hal ini nabi muhammad saw bersabda:

“barangsiapa yang mengambil keduniawian yang halal,maka allah menghisabnya dan barangsiuapayang mengambil kaduniawian yang haram,maka allah akan menyiksanya.”(HR.Hakim)

Nabi bersabda :

Wahai sekalian Manusia,ketahui olehmu.bahwa dunia ini adalah tempat yang terjal,bukan tempat yang rata,dunia ini tempat susah,bukan untuk tempat bersenang- bersenang,maka barang siapa mengetahui keadaan duniayang sebenarnya,dia tidak akan bergembira dengan kesuburanya,dia tidak akan bersedih karena ditimpah musibah.Ingatlah,sesungguhnya Allah menciptakan dunia ini tempat ujian,sedangkan akherat/surga adalah negeri tempat orang-orang yang memiliki nasib yang baik,maka allah menjadikan bencana dunia sebagai pahala di akhirat dan Allah menjadikan pahala akhirat sebagian bencanadunia sebagai pengantinya(bila sabar),maka bila orang itu sabar,tentu dia diberi pahalanya,apabila dia tidak sabar akan musibah,dia akan disiksa.Oleh karena itu berhati-hatilah menikmati manisnya dunia karena sering putusnya kenikmatan dunia ini yang cepat karena akan memperoleh penyesalan dia akherat,dan jangan pula kamu selalu bergantung kepadanya sementara Allah menghendaki kamu untuk menjauhinya,sehingga jadilah kamu,orang-orang yang diberikan Allah,karena Allah membencinya,Sedangkan kamu termasuk orang-orang yang menerima seksan-Nya.”(HR.Ad Dailami).

(dari kitab nashaihul ibad)

sepercik hikmah:

Yang Mengenal Dirinya, Mengenal Tuhannya
“Karena kau terpaku pada bentuk kau tak menyadari makna, bila kau bijak ambillah mutiara dari cangkangnya” – Jalaluddin Rumi


0 komentar:

Posting Komentar

Daftar ke PayPal dan mulai terima pembayaran kartu kredit secara instan.
Bookmark and Share
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)