Seloka Menutup Aurat

Tutup aurat satu tuntutan,Dalam keluarga wajib tekankan,Kalau tak ikut gunalah rotan,Demi melaksanakan perintah Tuhan. Aurat ditutup mestilah lengkap,Tudung litup termasuk serkap,.

CAR INSURANCE FOR LADY DRIVERS

Car insurance companies prefer lady drivers to their gentlemen counterparts because they are considered as much less risky drivers.It is not that the accident rates of ladies are low. They face as many accidents as males do

AUTO LOAN NEW CAR

Is it time to get a new car? Do you want to purchase a new car to replace your current worn down vehicle? If yes is your answer- then you might want to think about your purchase and getting a loan for your new investment

CAR INSURANCE

America has become a culture of cars-SUV's- minivans and sports coupes. With all this traveling in and out- back and forth around the maze that is the United States infrastructure

NEW CAR LEASING TIPS

If you do have an accident with the outside or the inside of the car - you may have to pay for the cost. You will also only be allowed to put on so many miles in your lease period. This is hard for many people that do drive a lot

Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cinta. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Oktober 2012

Saat Aku Jatuh Cinta Pada Mu


Ilustrasi 
 
Saat aku jatuh cinta padaMu  seluruh pandangan menjadi indah
Tiada derita tiada nestapa  yang ada hanya ingin berbagi rasa cinta
Cinta yang menyatu dengan seluruh kehidupan
Cinta yang membuat langkah menjadi ringan

Saat ini pun aku semakin Cinta PadaMu
Engkau berikan aku Bulan yang penuh dengan ampunan
Engkau  berikan aku dengan sentuhan rasa lapar dan dahaga
Sehingga aku pun menjadi mengerti bagaimana rasanya orang yang lapar
Engkau berikan aku sentuhan berbuka yang menggembirakan
Sehingga aku pun menjadi bersyukur merasakan nikmatnya rezeki yang telah engkau anugrahkan
Saat ini cinta pun semakin menggelora
Saat Surat Cinta Mu Yang Indah menjadi pengisi  hari-hariku
Surat Terindah Mu memberi berjuta-juta makna yang tidak dapat kupilah satu persatu
Karena seluruh untaian katanya penuh makna tanpa ada yang sia-sia
Tuhan Aku Telah jatuh Cinta Pada Mu
Hambamu Ya Allah.


penulis165.esq-news.com/2012/artikel/07/30/saat-aku-jatuh-cinta-pada-mu.html

Cinta Tak Sampai di Hatimu…. :-(

Awan hitam menghiasi relung benak batin ku..
N’tah apa yang terfikirkan aku sebelumnya..
Aku hanya ingat,
katakan rasa itu padamu waktu itu..
Lewat senyum mu aku sampai kan..
Tapi tiba~tiba senyum mu hilang..
 
Dalam sekejap..
Aku merasakan cinta ini tak akan pernah sampai dihati mu..
Ah’ bodoh nya aku …
Kenapa?
aku beranikan kata itu katakan dihadapan mu..
 
Waktu itu…,
Setelah aku tau kau memang bukan tercipta untuk ku..
Dan cinta mu itu tak kan pernah sampai dihati ku…
Karna kau telah menjadi milik nya..
 
Aku pun rapuh dalam mimpi ku sendiri..
Tapi aku ingin katakan pada mu…
Kalau dirimu lah makna
dimana aku hidup lebih berarti di dunia ini
Dan pernah bermimpi di dalam dunia hati mu yang penuh
Kekecewaan..”._.”
 
dan kini ku hanya menanti datangnya cinta sejati
Cinta dimulai dengan sebuah senyum,
kemudian tumbuh dengan sebuah kecupan,
dan berakhir dengan air mata
 

Cinta itu indah tapi

 
 
cinta itu sememangnya indah...
namun tidak semua orang mampu memperolehi cinta yang indah tanpa disakiti...
mungkin ada insan yang sudi memberikan cinta..
namun semestinya dalam diri teringin menerima cinta dari org yang di cintai..
Teramat sukar untuk memperolehi cinta dari yang kita harapkan...
Namun Cinta Allah tetap abadi takkan berubah sikit pun untuk hamba-Nya..
Mencintai dan dicintai memang mudah di pandang mata..
Namun bukan mudah jika menjadi mainan perasaan...
Takkan ada yang mudah... kecuali redha dengan ketentuan-Nya..
Semoga diriku di beri kekuatan dan ketabahan 
untuk menghadapi apa yang terjadi dengan lebih matang...

Doa Jatuh Cinta


Ya Allah, jika aku jatuh cinta
cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu,
agar bertambah kekuatanku untuk mencintaiMu
Ya Hafiizh..,jika aku jatuh cinta, jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku padaMu

Ya Mujiibu..! Jika aku jatuh hati, izinkan
-lah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut padaMu, agar tidak terjatuh aku dalam JURANG CINTA SEMU
Ya Baarii…,jika aku jatuh
hati, jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling dari hatiMu….
Ya Jaami’u…, jika aku rindu, rindukanlah pada seseorang yang merindui
syahid di jalanMu…
Ya Khobiiru…, jika aku rindu, jagalah rinduku padanya agar tidak lalai aku merindukan syurgaMu…
Ya Wahhaabu…,
Jika aku menikmati cinta kekasih Mu, janganlah kenikmatan itu melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirMu…
Ya Aziizu…, jika aku jatuh hati pada kekasih Mu, jangan biarkan aku tertatih dan terjatuh dalam perjalanan panjang menyeru manusia ke
pada Mu….
Ya Haadiy…, jika Kau halalkan aku merindui kekasihMu, jangan biarkan aku melampai batas, sehingga melupakan aku pada cinta-
hakiki dan rindu abadi hanya kepadaMu…
Ya ‘Aliimu…, Engkau mengetahui bahwa hati ini telah terhimpun dalam cinta padaMu, telah berjum
-pa dalam taat padaMu, telah bersatu dalam dakwah padaMu, dan telah terpadu dalam membela syariatMu, penuhilah hati-hati ini dengan nurMu,
yang tidak pernah pudar.
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan…
Aamiiin yaa rabbal ‘aalamiin.
Semoga Doa ini bermanfaat untuk anda yang sudah Rindu pendamping Hidup..
Jangan Lupa selalu memohon kepada Allah SWT.
dan yang paling pentingadalah ikhtiar dan jangan lupa kencengin tuh ibadah langitnya..
Benerin yang wajib Kuatin yang Sunah..
sholat Tahajjud… Baca qur’an, dan Tutup dengan sedekah… bantu orang2 yang membutuhkan Insya Allhah apapun hajat kita Pasti akan Terkabul.. dan Allah sudah menjanjikan Itu semua

Andai Itu Takdirnya




Ya Allah,
andai dia bukan jodohku..
kau kuatkan hatiku menerima ketentuaan Mu ini...


Ya Allah,
sesugguhnya aku  boleh menipu orang lain tentang perasaan aku terhadapnya,
tapi aku tidak bisa untuk menipu diriku sendiri kerana engkau mengetahui apa 
yang tersirat dilubuk hatiku ini..


Ya allah,
aku tidak kuat untuk menghadapinya..aku buntukan pertolonganmu..
sesungguhnya kasihMu sentiasa ada untuk ku...
oleh itu Kau hadirkan rasa cinta itu agar aku merasai ketenanganya..


Ya Allah,
hatiku terlalu sakit untuk menghadapinya, 
aku ingin sekali mengorbankan hatiku untuk melihat dia bahagia..
aku ingin berikan senyuman manis sebagai tanda aku iklas menerima perpisahan ini..
tapi....
aku tidak kuat menghadipnya
Ya Allah...
tapi aku tahu Engkau sentiasa ada utntuk ku..


Ya Allah, 
terlalu berat perasaan ini untuk aku pendamkan...
kadangkala teringin  untuk aku kongsikan rasanya dengan manusia,
tapi tidak mungkin aku bisa lakukannya... 


Ya Allah,
pada Mu tempat ku luahkan segala isi hatiku ini...
ku tunduk sujud pada Mu agar aku bisa dekat dengan Mu...
ku dengar kalam Mu yang indah sebagai ubat penenang jiwaku...
kerana Engaku sentiasa memberi kata-kata cinta yang indah dalam kalam Mu itu...


Ya Allah
Ya Allah!!!
aku terlalu rindukan kasih dari Mu..
sesungguhnya kasih Mu
begitu mendamaikan...
oleh itu aku mohon
Ya Allah,
Kau hadirkan rasa cinta itu dalam diriku..



Ya Allah,
Kau hadirkan seorang yang kasihnya teguh pada Mu 
agar dia dapat mengasihi diriku seadanya...



Ya Allah,
jika benar dia bukan yang terbaik untuk diriku,
kau hadirkan seorang lebih baik sebagai pegantinya...
suburkan hatiku dengan rasa cinta Mu yang tidak pernah pudar...
berikanlah aku ketenangan untuk menerusakan perjalananku yang mungkin sudah hampir
dengan penghujungnya....


Ya Allah,
andai itu takdirnya,
redhakan hatiku untuk menerima segala ketentuan Mu ini...
kerana ku tahu, takdir itu bukan milikku....


ku akan menanti kekasih ilahi agar 
diriku tidak akan dipersiakan lagi...

Minggu, 09 September 2012

PERSAMAAN BERKENDARA DAN SALING MENCINTAI


PERSAMAAN BERKENDARA DAN SALING MENCINTAI


Ketika kita menjalin sebuah hubungan dg kata cinta
hubungan tersebut bisa di umpamakan dengan
ketika kita mengendarai suatu kendaraan
berhasil atau tidaknya kita sampai tujuan dg selamat
bukan hanya karna kelihaian kita dalam mengendarai kendaraan tersebut
tetapi juga karna seberapa patuh kita terhadap rambu yg ada

karna meskipun kita telah mengendarai kendaraan dg baik
dan mematuhi semua rambu yg ada
kemungkinan kita untuk tidak sampai tujuan dg selamat tetap ada
yakni karna ditabrak oleh pengemudi lain
yg tidak mengetahui cara mengendarai atau tidak mematuhi rambu!
atau faktor cuaca, dan jalan yg memungkinkan perjalanan kita menjadi sulit!

cc: cara terbaik untuk menghindari kegagalan dalam menjalin cinta
sama dengan cara terbaik untuk menghindari kecelakaan ketika berkendara
yakni dg cara bertingkah dg baik ketika berkendara,
mematuhi rambu atau tidak melanggar peraturan2 yg ada,
dan yg terpenting jangan lupa berdoa!
karna ketika kita terhindar dari sebuah HAL BURUK, itu bukan karna keberuntungan!
melainkan karna pertolongan Allah Subahanahu Wa Ta’ala!

jangan lupakan Allah disaat2 yg memungkinkan terjadi nya hal buruk!

untuk saat ini banyak yg mengatakan bahwa
keberuntungan adalah kata lain dari pertolongan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

nb: disetiap saat selalu memungkinkan hal buruk terjadi kepada kita

Senin, 27 Agustus 2012

aku cintaMu , walaupun cintaku sering terganggu



Sahaja aku mencintaimu. Sekian lama aku tidak menulis kisah cinta kepadaMu. Biarpun sebanyak mana kisah cinta yang ku tulis untukMu, tidak akan sesekali habis kalimahMu.

"Ya Allah aku cintakanMu walaupun cintaku sering terganggu!”

Allah...

Seperti insan lain, aku juga manusia yang sentiasa diuji. Bila badai melanda, Kau kukuhkanlah kemudi. Andaikata terpaksa melabuh sauh kehidupan seketika. Tenangkanlah aku. Bantu aku  untuk muhasabah tanpa berkata-kata, tanpa tindak dan gerak. Cuma fikir dan berdoa.

Aku dahagakan cintaMu ya Allah. Aku ingin Kau tahu sejahat mana pun aku, selalai mana pun aku, aku tetap cintakanMu ya Allah. Aku akui. Engkau bukan permata. Bukan juga mutiara. Tetapi Engkaulah yang Maha Pemilik segala. Engkaulah yang memegang hati ini.

Allah tolonglah jagalah hati ini. Tolong aku menjaga mazmumah yang menerjah dan melintas. Jangan biarkan dia singgah. Jikapun singgah ya Allah jangan biar ia berlama-lama. Bukan mudah “mengaplikasikan” hati dan diri pada prinsip cinta yang satu.

Aku dambakan hati yang menangis di kala malam berlabuh. Hati yang meronta kerana terlalu merinduiMu. Hati yang tidak sanggup berjauhan denganMu walau sedetik. Hati yang terasa keseorangan walaupun keramaian.. Hati yang mengerti maksud Mahabbah kepadaMu. Hati ini mahu setiap denyut nadinya hanyalah untukMu.

Setiap tetes darah yang mengalir dalam pembuluhku setia menyebut namaMu. Berusaha untuk tidak mengingkari nikmat agung kurniaanMu.


Ya Allah.......

Aku mengharapkan cinta semulia Nabi Muhammad. Kasih yang tidak terbelah bahagia Al Khalil Ibrahim. Sifat pengasihani Siti Khadijah. Rindu sesetia Rabiatul Adawiyah. Sabar secekal Fatimah. Yakin sesuci Asiah. Iman seteguh Sumayyah. Jiwa sekental Bilal bin Rabah.

Aku benar-benar ingin merasa nikmat cinta kepadaMu. Aku cintakanMu ya Allah.

Janganlah Engkau padam api kecintaanku terhadapMu ya Allah. Malah ku mohon agar Engkau tambahkannya dengan kasihMu dan nurMu. Aku memerlukanMu pada setiap detik hidupku. Aku sentiasa berkehendak kepada cintaMu, rahmatMu dan petunjukMu.


Biar hati ini menolak cinta insani. Biar badan lesu ditohmah kesibukan dakwah. Usah kau menangis wahai mata hati. Menangislah andai cintamu ditolak Allah. Kerna itu lebih celaka daripada menangis kerana manusia dan dunia.

Sabtu, 25 Agustus 2012

Teruntuk engkau yang mencintaiku..


Teruntuk engkau yang mencintaiku..
Ketika kau masih tak mampu menghalalkanku..
Ijinkan aku berbicara tentang cinta padamu..
Wahai yang mencintaiku karena-Nya…
Sesungguhnya Kata- kata cintamu tak menjadi mata air yg jernih dipadang pasir di tengah sahara hatiku.. Tetapi justru Menjadi percikan api yg setiap saat mampu membakar diriku..
Membakar rindu yg seharusnya untuk Rabb-ku..
Membakar cemburu yg seharusnya untuk Rabb-ku..
Membakar semangat yg seharusnya hanya karena Rabb-ku..
Wahai yang mencintaiku karena-Nya…
Ungkapan perasaanmu tak membuat bunga-bunga di taman hatiku merekah..
Tetapi justru membuat bunga itu layu sebelum mekar.. Duri-duri bunga itu seketika tumpul.. Lemah dan tak mampu lagi melindungi sari bungaku..
Wahai yang mencintaiku karena-Nya…
Sungguh kata- kata cintamu setajam pedang yg siap menebas apapun..Tidak-kah kau ingin mengalihkan pedangmu itu untuk menebas apapun..Tidak-kah kau ingin mengalihkan pedangmu itu menebas nafsu …Dan gejolak hati yg kini meresahkan jiwamu.?
Wahai yang mencintaiku karena-Nya…
Aku bukan malaikat yg tak punya hawa nafsu..Aku hanya manusia biasa yg juga menginginkan cinta ..Kehadiranmu memang mampu memberi sebuah warna ,sungguh itulah yg membuatku tersiksa..Bukan aku tak mampu menghargai yg kau rasa.. Tapi sungguh bukankah aku akan gagal mempertahankan hatiku yg selalu ingin terjaga..
Wahai yang mencintaiku karena-Nya…
Tidak-kah kau ingin cinta itu sesuci cintanya ali dan fatimah
Dalam diam ia mencinta.. Dalam rindu ia ber do’a..Jika karna cinta kau mampu menjadi seorang pujangga..Tidak-kah kau ingin mempersembahkannya kepada cintamu yg sesungguhnya..Allahu Rabbi…. Tak tahu-kah kau bahwa cemburunya teramat luar biasa.?
Wahai yang mencintaiku karena-Nya…
Bukankah cinta sejati bukanlah yg menyakiti.?..Tapi taukah engkau..Perasaan cinta yg kau bilang tak bisa terdiam terlalu lama Tapi bisa kau halal-kan dengan segera..Sesungguhnya menyakiti jiwaku..Melalaikanku menjadi seorang hamba..Dan mendekatkanku pada angan-angan semu yg seharusnya tak boleh ada ..
Wahai yang mencintaiku karena-Nya…
Renungkanlah…Tak ada kebahagiaan yg sesungguhnya kurasa saat ini..Yg ada hanya kesibukan untuk selalu membenahi diri Tak ada kata terlambat untuk segera memperbaiki..Simpanlah cintamu hingga Allah memutuskannya nanti. . .

CINTA MATI


Cinta…
mengapa kau buat hati ini terlalu menyayanginya…??
Mengapa kau buat otak ini selalu memikirkannya…??
mengapa kau buat sluruh hidup ini hanya ingin untuknya…??
Rasa ini tak mampu lagi tuk meninggalkannya..
Rasa ini tak mampu lagi tuk melawan smua asa…
dimanakah Romansa Cinta…
Ketika romantika tak pernah ada
dimanakah Cinta…
Ketika perasaan itu tak pernah lagi sempurna..
Hanya Rasa Cinta ini
Yang mampu membuai isi hati..
& hanya Rasa Cinta ini
Yang tak pernah mati walau engkau sakitii…
Ntah sampai kapan aku akan terus begini
Mengartikan Cinta dalam ribuan rasaku sendiri..
Yang hanya sendiri…
Seakan menggantung diri
Matii…!!

Perbedaan Antara Suka, Sayang, dan Cinta


* Saat kau MENYUKAI seseorang,
kau ingin memilikinya untuk keegoisanmu sendiri.

* Saat kau MENYAYANGI seseorang,
kau ingin sekali membuatnya bahagia dan bukan untuk dirimu sendiri.

* Saat kau MENCINTAI seseorang,

kau akan melakukan apapun untuk kebahagiaannya walaupun kau harus mengorbankan jiwamu.

* SUKA adalah saat ia menangis,
kau akan berkata “Sudahlah, jgn menangis.”

* SAYANG adalah saat ia menangis,
dan kau akan menangis bersamanya.

* CINTA adalah saat ia menangis,
dan kau akan membiarkannya menangis dipundakmu sambil berkata,
“Mari kita selesaikan masalah inibersama-sama.”

* SUKA adalah saat kau melihatnya,
kau akan berkata, ”Ia sangat cantik dan menawan.”

* SAYANG adalah saat kau melihatnya,
kau akan melihatnya darihatimu dan bukan matamu.

* CINTA adalah saat kau melihatnya,
kau akan berkata, ”Buatku dia adalah anugerah terindah yang pernah Tuhan berikan padaku..”

* Pada saat orang yang kau SUKA menyakitimu,
maka kau akan marah dan tak mau lagi bicara padanya.

* Pada saat orang yang kau SAYANG menyakitimu,
engkau akan menangis untuknya.

* Pada saat orang yang kau CINTA menyakitimu,
kau akan berkata, ”Tak apa dia hanya tak tau apa yang dia lakukan.”

* Pada saat kau SUKA padanya,
kau akan MEMAKSANYA untuk menyukaimu.

* Pada saat kau SAYANG padanya,
kau akan MEMBIARKANNYA MEMILIH...

* Pada saat kau CINTA padanya,
kau akan selalu MENANTINYA dengan setia dan tulus…

* SUKA adalah kau akan menemaninya bila itu menguntungkan.
* SAYANG adalah kau akan menemaninya di saat dia membutuhkan.
* CINTA adalah kau akan menemaninya di saat bagaimana keadaanmu.

* SUKA adalah hal yang menuntut.
* SAYANG adalah hal memberi dan menerima.
* CINTA adalah hal yang memberi dengan rela.

Tapi ingatlah:
Hanya cinta yang bersemi karena iman dan akhlaq yang mulialah yang suci dan sejati.

Cintailah kekasihmu karena iman, amal sholeh serta akhlaqnya, agar cintamu abadi.

“Cinta karena Allah tidak akan bertambah hanya karena orang yang engkau cintai berbuat baik kepadamu, dan tidak akan berkurang karena ia berlaku kasar kepadamu.” (Yahya bin Mu’az)


”*Cintamu tak akan salah*”,



“Cinta karena Allah tidak akan bertambah hanya karena orang yang engkau cintai berbuat baik kepadamu dan tidak akan berkurang karena ia berlaku kasar kepadamu” (Yahya bin Mu’az)
Tetaplah mencintai orang-orang yang ingin kau cintai bukan kar...ena mengharap kembalinya cinta mereka kepadamu. Bukan pula tetap mencintai mereka karena sesuatu hal yang ada pada mereka, karena boleh jadi ada sesuatu hal lain yang tidak kau suka.

Tetaplah mencintai mereka karena Allah, karena denganNya Ia akan memberikan cintaNya kepadamu kemudian penduduk langit dan bumipun akhirnya mencintaimu.

Tetaplah mencintai mereka karena Allah agar rasa cinta itu abadi hingga surgaNya, bahkan para nabi dan para syuhada mengagumi orang-orang yang mencintai karena Allah duduk bersanding pada sebuah tempat yang terbuat dari cahaya.

Tetaplah berusaha mencintai mereka karena Allah karena itulah yang akan membuat beban menjadi sebuah jalan untuk menyatakan kesungguhan cintamu untuk mereka.

Tetaplah berusaha mencintai mereka karena Allah, denganNya dirimu akan tetap bersemangat memberi dan memperhatikan bukan untuk menjauhi atau mengabaikan orang-orang yang kau cintai.
Tetaplah berusaha mencintai mereka karena Allah sebab itulah salah satu cara pembuktian kesabaran dalam keimananmu untukNya.

Tetaplah berusaha mencintai mereka karenaNya sebab hanya Allah yang mampu mempersatukan hatimu dengan hati-hati mereka.

Tetaplah berusaha mencintai mereka karena Allah sebab tiada seorangpun yang sempurna dari ketidaksempurnaan.

Tetaplah berusaha mencintai mereka karena Allah, maka kau akan terhindar dari kekecewaan ketika orang-orang yang kau cintai tak sanggup membalas cintamu.

Tetaplah berusaha mencintai mereka karenaNya sebab sifat keras lagi kasar hanya hadir pada orang yang miskin cinta hingga orang-orang yang kau cintai lari dari sisimu.

Tetaplah berusaha mencintai mereka karenaNya, sebab itulah kunci naunganNya di yaummul hisab kelak.
Tetaplah mencintai mereka karena Allah, dengannya dirimu mampu bersyukur akan kelebihan mereka bukan terjebak pada prasangka yang berakhir pada kekufuran nimat pada diri-dirinya
.
Tetaplah berusaha mencintai mereka karena Allah, sebab itulah yang mampu membuat mereka berpaling dari kesalahan, menuju kepada jalan Cinta sejati dari RabbMu.
Tetaplah mencintai karena Allah karena cintamu tak akan pernah salah.
“Barangsiapa yang saling mencintai karena keangunganKu, mereka akan mendapatkan beberapa mimbar terbuat dari cahaya yang diinginkan oleh para nabi dan syuhada” (HR. Tirmidzi)
“Demi jiwaku yang ada dalam genggamanNya, kalian semua tidak akan masuk surga hingga beriman, dan tidak akan beriman kalian semua sehingga kalian semua saling mencintai, maukah kalian aku tunjukkan suatu perbuatan yang dapat membuat kalian semua saling mencintai satu sama lain? yaitu sebarkanlah salam di antara kalian” (HR. Muslim)
“Sesungguhnya pada hari kiamat nanti Allah akan berfirman,’ mana orang-orang yang saling mencintai karena keagunganKu? pada hari ini aku akan menaungi mereka di bawah naunganKu dan tidak ada naungan kecuali naunganKu.” (HR. Muslim)
“…Sesungguhnya Allah telah mencintaimu sebagaimana kamu mencintai saudaramu karena Allah.” (HR. Muslim)
” Dan Dialah (Allah) yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman).Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka, tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (QS. Al-Anfal: 63)

Jumat, 24 Agustus 2012

Apa Artinya CINTA?



❀ Kata Melinda →❤ cinta itu indah & bikin melayang ✔
✿ Kata Najwa →❤ cinta muka buku ✔
❀ Kata Rangga →❤ ada apa dgn cinta ✔
✿ Kata Radja →❤ benci bilang cinta ✔
❀ Kata Agnes Monica →❤ cinta tak ada logika ✔
✿ Kata Polis →❤ cinta itu sukar ditangkap ✔
❀ Kata Ustaz →❤ cinta itu anugerah ✔
✿ Kata Doktor → ❤cinta tak dapat untuk diobati ✔
❀ Kata Guru →❤ cinta tak boleh utk di pelajari ✔
✿ Kata Hakim →❤ cinta tak boleh di hukum ✔
❀ Kata Orang →❤ cinta itu indah ✔
✿ Kata Ulama →❤ cinta Allah kekal abadi ✔
❀ Kata Rasulullaah →❤ Ibnu Majah meriwaytkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Artinya : Aku tidak pernah melihat ada dua orang yang saling mencintai selain melalui jalur pernikahan”. ✔

Selasa, 14 Agustus 2012

Sebab Diamku, Aku Ingin Mencintaimu Karena Allah

Bismillah...

*Bukan Itu yg Ku mau*...
- Diamku bukan karena bisu
- Tak melihatmu bukan kumelupakanmu
- Acuhkan kata-katamu bukan kutelah bosan padamu
Sungguh !... Karena kutakut salah niatku padamu..!!!

pesan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah:
"jangan pernah kau menyalahkan cinta, tapi salahkan mereka yang menyalahgunakan cinta hingga berbuat dosa"
[astaghfirullaahu wa'atuubu ilaih]
Bila belum siap melangkah lebih jauh dengan seseorang, cukup cintai ia dalam diam...

karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya...
kau ingin memuliakan dia, dengan tidak mengajaknya menjalin hubungan yang terlarang,
kau tak mau merusak kesucian dan penjagaan hatinya...
karena diammu memuliakan kesucian diri dan hatimu...

Menghindarkan dirimu dari hal-hal yang akan merusak izzah dan iffahmu...
Karena diammu bukti kesetiaanmu padanya...
Karena mungkin saja orang yang kau cintai, adalah juga orang yang telah Allah Subhanahu Wa Ta'ala benar-benar pilihkan untukmu...

Ingatkah kalian tentang kisah Fatimah dan Ali Radhiyallahu 'anhum ? yang keduanya saling memendam apa yang mereka rasakan...
tapi pada akhirnya mereka dipertemukan dalam ikatan suci nan indah...
Karena dalam diammu tersimpan kekuatan...

kekuatan harapan, kekuatan impian,, hingga mungkin saja Allah akan membuat harapan dan impian itu menjadi nyata...
dan cintamu yang diam itu dapat berbicara dalam kehidupan nyata...
bukankah Allah tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap dan berdo'a pada-Nya ?
Dan jika memang 'cinta dalam diammu' itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara di dunia nyata,
biarkan ia tetap diam...

Iyaa... biarkan... karena Allah Ta'alaa masih punya rencana dan 'hadiah' lain untukmu...
Jika dia memang bukan milikmu, melalui waktu akan menghapus 'cinta dalam diammu' itu dengan memberi rasa yang lebih indah, dan orang yang tepat oleh Allah Subhanahu Wa ta'ala


Biarkan 'cinta dalam diammu' itu menjadi memori tersendiri...
dan sudut hatimu menjadi rahasia antara kau dengan Sang Pemilik hatimu...
Allah Subhanahu Wa ta'ala Tata hatimu...

Sudahkah aku pantas untuk dia ? Benar-benar pantas...???
Biarkanlah jiwamu terbang bebas menjalani semua niatmu, yang terpenting, kita perlu berbaik sangka selalu pada Allah Ta'alaa...

Pasangan kita, adalah cerminan sosok yang hampir mirip dengan kita...
Cintamu pada orang yang kau cintai dan sayangi, titipkanlah...
Titipkanlah pada Allah Ta'alaa...
Sebab hanya Allah Ta'alaa yang Maha Menjaga...
Dikala kau dan dia saling berjauhan...
Dikala kau dan dia saling memendam rindu, ingin bertemu...
Allah menjaga dengan menenangkan hatimu melalui dzikir dan tadabbur...

Cintamu pada orang yang sungguh-sungguh kau sayangi, adalah milik-Nya...

belajar dari jatuh cinta

indahnya jatuh cinta,,saat pertemu dengan gadis itu sampai-sampai aku ingin update tentang cinta mlu,(^_^)!!maaf jd curhat
Jatuh cinta berjuta indahnya, kata Titik Puspa dalam lagunya yang juga dipopulerkan oleh Project-Pop. Memang benar, begitulah rasanya saat kita sedang jatuh cinta. Semua hal jadi terlihat lebih indah dan apapun yang tadinya terlihat biasa menjadi lebih menarik. Anda pastinya pernah mendengar tentang istilah cinta pada pandangan pertama. Hal ini bisa saja menimpa anda setiap saat dimana saja anda berada. Cinta pada pandangan pertama memang terdengar sangat tidak mungkin, masa baru pertama bertemu bisa tiba-tiba mencintai seseorang padahal kita belum mengenal dia, namanya saja mungkin kita belum tahu. Namun itulah kehebatan cinta, dia bisa menghampiri siapa saja, kapan saja dan dimana saja. Perasaan jatuh cinta mempunyai efek positif pada seseorang, karena dengan perasaan tersebut, seseorang akan menjadi terlihat lebih bersemangat, lebih ceria dan segar. Perasaan Jatuh cinta adalah merupakan sebuah anugerah yang patut untuk kita syukuri karena dengan anugerah tersebut kita jadi bisa belajar dan memahami tentang banyak hal. Saat kita sedang jatuh cinta, kita belajar untuk menghargai orang yang kita cintai. Belajar memahami perasaan dan belajar untuk lebih mengerti karakter orang yang kita cintai tersebut. Jatuh cinta juga membuat kita menjadi seseorang yang lebih tidak egois. Kenapa? Karena jika kita mencintai seseorang, pasti kita akan juga memikirkan perasaan orang kita cintai saat kita hendak melakukan sesuatu, atau memutuskan sesuatu. Dan satu hal lagi yang bisa kita pelajari saat kita jatuh cinta, yakti semangat pantang menyerah dan pantang putus asa. Saat kita merasa mencintai seseorang pasti kita akan berusaha sekuat tenaga untuk bisa merebut perhatian orang yang kita cintai. Berusaha untuk tampak menjadi yang terbaik dimatanya sehingga dia merasa bahwa kita ada orang paling sempurna yang dia cari selama ini. Saat kita sedang jatuh cinta kita pasti rela melakukan apapun untuk orang yang kita cintai, tapi janganlah apa yang kita lakukan itu malah menjadi sesuatu yang bisa merugikan diri kita sendiri dan orang-orang disekitar kita. Jatuh cinta memang indah tapi janganlah sampai membutakan mata kita mengalahkan logika kita.

Selasa, 29 November 2011

Apa saja yang menghantarkan kita mencintai Allah???

Menurut Ibnul Qayyim, seorang ulama’ abad ke-7, ada sepuluh hal yang menyebabkan orang mencintai Allah SWT:

1. Membaca Al-Quran dan memahaminya dengan baik.

2. Mendekatkan diri kepada Allah melalui media sholat sunnah sesudah sholat wajib.

3. Selalu menyebut dan berdzikir dalam segala kondisi dengan hati, lisan, dan perbuatan.

4. Mengutamakan kehendak Allah disaat berbenturan dengan keinginan hawa nafsu.

5. Menanamkan di dalam hati asma’ dan siaft-sifat Allah SWT, dan memahami maknanya.

6. Memperhatikan karunia dan kebaikan Allah kepada kita, baik nikmat dhohir maupun nikmat batin.

7. Menunduk hati dan diri ke kehariban Allah.

8. Menyendiri bermunajat dan membaca kitab suci-Nya, diwaktu malam saat orang sedang lelap tidur.

9. Bergaul dan berkumpul bersama orang-orang sholeh, serta mengambil hikmah dan ilmu mereka.

10. Menjauhkan segala sebab-sebab yang dapat menjauhkan kita daripada Allah.

Senin, 28 November 2011

Ajarkan Aku Cinta



Cinta adalah anugerah terindah yang pernah diterima manusia & akan selalu hidup dalam setiap hearty manusia..Cinta bukanlah benda yang diberikan begitu saja & lalu boleh kita buang bila kita tidak menyukainya..
Satu-satunya cara agar kita memperoleh kasih sayang ialah jangan menuntut agar kita dicintai,,tetapi mulailah memberi kasih sayang kepada orang lain tanpa mengharapkan balasan..
Perasaan cinta itu dimulai dari mata,,sedangkan rasa suka dimulai dari telinga..Jadi jika kamu mahu berhenti menyukai seseorang, ,ukup dengan menutup telinga..Tapi apabila kamu cuba menutup matamu dari orang yang kamu cintai,,cinta itu berubah menjadi titisan air mata & terus tinggal diheartymu dalam jarak waktu yang cukup lama..
Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu,,juga tak kalah menyakitkan ketika orang yang dulu mencintaimu berubah memalingkan diri darimu,,tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang & kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya..
Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mahu mencuba..Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup..Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakan..
Kerana mencintai bukanlah bagaimana kamu melupakan,,melainkan bagaimana kamu memaafkan..Bukanlah bagaimana kamu mendengarkan,,melainkan bagaimana kamu mengerti..Bukanlah apa yang kamu lihat,,melainkan apa yang kamu rasakan..Bukanlah bagaimana kamu melepaskan,,melainkan bagaimana kamu bertahan..
Namun Cinta juga bukanlah bagaimana mempertahankan seseorang yang kau cintai,,sementara ia sedar memiliki alasan yang salah mencintaimu,,maka lepaskan & berlalulah darinya agar dia memiliki kesempatan untuk mendapatkan cinta dengan alasan yang lebih baik..
Akan tiba saatnya dimana kita harus berhenti mencintai seseorang..Bukan kerana kita ingin berhenti mencintainya,,melainkan kerana kita menyedari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya..Namun apabila kau benar-benar mencintai seseorang,,jangan percaya bahawa melepaskan beerti kau benar-benar mencintai melainkan berjuanglah demi cintamu!
Cinta adalah ketika kamu menitiskan air mata,,tetapi masih peduli terhadapnya..Cinta adalah ketika dia tidak mempedulikanmu,,tetapi kamu masih setia menunggunya..Cinta adalah ketika kau melihat dia bahagia mencintai orang lain & kamu masih mampu tersenyum,,sambil berkata: Aku turut bahagia untukmu. Jika kamu mencintai seseorang,,kamu akan senantiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisimu..
Dalam urusan cinta,,kita sangat jarang menang..Tapi ketika cinta itu T U L U S,,meskipun kalah,,kamu tetap menang..Hanya kerana kamu berbahagia dapat mencintai seseorang Llbih dari kamu mencintai dirimu sendiri..
Lihatlah bagaimana Tuhan mengajarkan
Rasakan bagaimana Tuhan mencintai...
Semua tak kan dapat dimengerti tanpa kau mencari tahu & merasakan bagaimana jiwamu bersuara...
Cinta adalah anugrah terindah yang pernah diterima manusia & akan selalu hidup dalam setiap hati manusia..Cinta bukanlah benda yang diberikan begitu saja & lalu boleh kita buang bila kita tidak menyukainya...


Jumat, 25 November 2011

Hujjatul Islam Imam Al-Ghozali ; “Kehidupan adalah Cinta dam Ibadah”

“Negeri akhirat itu kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) itu adalah bagi orang-orang yang bertakwa.”

Alunan suara ayat-ayat suci Al-qur’an itu berkumandang dimalam yang sepi, dibawa angin malam hingga masuk ke telinga seorang lelaki yang sedang merenung dan memandang ke cakrawala yang luas, lalu meresap ke dalam lubuk hatinya yang paling dalam. Lelaki itu lantas berguman “Maha suci Engkau, oh Tuhanku! Engkau selalu mengirimkan cahaya petunjuk-Mu setiap aku sedang dilanda keraguan”.

Lelaki itu adalah Hujjatul Islam, Imam Al-Ghozali. Siapapun mengenal Imam Ghozali, karena beliau adalah tokoh dan pemuka para sufi. Ulama yang mempunyai nama asli Muhammad bin Muhammad bin Muhammad bin Ahmad Al-Ghozali dan dilaqobi Abu Hamid ini bisa menempuh derajat tinggi dan meninggalkan beberapa buku buah pikiran bukanlah hasil pikiran yang begitu saja keluar dari jiwa. Ia merupakan intisari dari perjuangan hati dan akal, wahyu dan ilham, serta karunia dan cahaya dari sumbernya yang tersembunyi.

Imam Ghozali adalah orang yang sedang mencari-cari petunjuk dan keyakinan. Dia telah menghabiskan umurnya sejak muda untuk menutut ilmu dan pengetahuan sampai akhirnya beliau mencapai tingkat yang paling tinggi. Kemudian dia pun dicari oleh para raja, dan para ulama pun menghormatinya. Namun hatinya sedih dan bimbang, ia merasakan masih ada yang kurang pada dirinya, ia mencari sesuatu yang lebih tinggi dari perhiasan dan kesenangan dunia, cahaya yang lebih tinggi dari pengetahuan manusia. Ia mencari petunjuk dan keyakinan yang tetap dan mantap.

Dalam rangka mencari petunjuk dan cahaya Ilahi, ia sering mengurangi jam tidurnya, hingga matanya sembab dan sakit karena mencari kebenaran. Dia merenung dan berpikir, dia merasakan kekosongan iman telah memenuhi kehidupannya. Ia merasakan hidupnya bagaikan tanpa tujuan dan keyakinan. Lantas iapun mencari ilmu dengan gigihnya, pertama yang dipelajari adalah ilmu fiqih. Dia adalah termasuk orang yang sangat cerdas dan berpikiran kritis, namun dia tidak menyukai perdebatan dan adu mulut.

Selanjutnya dia belajar ilmu kalam dengan semua dalil-dalinya. Setelah puas kemudian beliau mempelajari filsafat, ilmu kebangaan akal manusia. Ia ingin memuaskan akalnya dengan teori-teori filsafat. Akan tetapi filsafat dirasakannya justru semakin menambah keraguan dan kebimbangan, bahkan mengajaknya lari dari pertimbangan akal.

Dalam keadaan seperti itu, Imam Ghozali memutuskan untuk lari dari manusia dan ilmu pengetahuan, ia berharap dapat menemukan tanda-tanda kekuasaan Allah Yang Maha Agung. Akhirnya beliau bertemu dengan seorang waliyullah, bernama Syekh Yusuf An-Nassaj. Ia lalu berguru dengannya, menyertainya untuk dibersihkan hatinya melalui riyadloh dan mujahadah hingga masuk kedalam keyakinan dan cahaya Ilahi. “Dahulu, aku tidak mempercayai “tingkah” orang-orang soleh, juga derajat para ‘arifin, hingga akhirnya aku berkenalan dengan guruku Syekh Yusuf An-Nassaj”, kata Imam Ghozali setelah menjadi murid Syeh Yusuf.

Menurut Imam Ghozali, Syekh Yusuf lah yang telah menggemblengnya dengan latihan-latihan jiwa (mujahadah) sampai dia mencapai suatu tingkatan dimana dia bisa berkomunikasi dengan Allah Ta’ala.

Dalam pengembaraan mimpinya, ia melihat Allah Ta’ala. Allah ta’ala berkata kepadanya: “Hai Abu Hamid!,

Imam Ghozali menjawab; “Syetankah yang berbicara denganku?”,

“Tidak, tetapi Aku-lah Allah yang meliputi enam arahmu”, Jawab-Nya. Kemudian Allah Swt melanjutkan, “Hai Abu Hamid, bersahabatlah dengan kaum yang Aku jadikan sebagai obyek pandangan-Ku di bumi-Ku. Mereka adalah orang-orang yang telah menjual dua alamnya (dunia dan akhirat) dengan kecintaan kepada-Ku”.

“Demi Izzah-Mu oh Tuhan, tanamkanlah prasangka baik dalam hatiku terhadap mereka”, kata Imam Ghozali.

Allah menjawab, “Sudah Aku lakukan. Sebenarnya yang memisahkan engkau dan mereka adalah karena kesibukanmu mencintai dunia. Maka keluarlah engkau dengan pilihanmu sendiri sebelum engkau keluar darinya dalam keadaan terhina. Aku telah menganugerahkan kepadamu cahaya dari sisi Qudus-Ku”.

Kemudian Imam Ghozali terbangun dari tidurnya dengan perasaan senang dan gembira, lalu dia pergi menemui gurunya, Syekh Yusuf An-Nassaj dan menceritakan tentang mimpinya semalam. Syekh Yusuf tersenyum sambil berkata, “Wahai Abu Hamid, itu hanyalah permulaan. Seandainya engkau terus menerus menemaniku, akan aku celaki matamu dengan celak ta’yid, sehingga engkau dapat memandang ‘arsy dan hal-hal yang berada di sekelilingnya. Kemudian engkau tidak rela sampai engkau dapat menyaksikan hal-hal yang tidak dapat dicapai dengan mata. Maka akhirnya tabiat (watak)-mu menjadi jernih, naik ke atas kekuasaan akalmu, lalu engkau akan mendengar ucapan Allah ta’ala, seperti ucapan-Nya kepada Nabi Musa as.

Kesibukan dunia adalah penghalang yang harus dihilangkan oleh Imam Ghozali, dan cintanya kepada Allah serta menyatu dalam ibadah-Nya adalah tetesan cahaya pertama dalam anugerah ini. Karena itulah kemudian Imam Ghozali menempuh jalan tasawwuf dan berjuang keras hingga akhirnya menjadi salah seorang tokoh dan pemukanya yang terkenal.

“Semua syahwat (kesenangan) dunia bergantung pada nafsu, dan nafsu akan lenyap bersama kematian. Sebaliknya, kelezatan ma’rifat kepada Allah bergantung pada kalbu, dan kalbu tidak akan rusak bersama kematian. Bahkan, kelezatannya akan lebih banyak dan cahayanya akan lebih besar, sebab ia keluar dari kegelapan menuju cahaya”.

Imam Ghozali telah menjelaskan dengan yakin dan pasti bahwa kehidupan yang utama dan bahagia adalah ma’rifatullah (mengenal Allah) dan mahabbatullah (cinta Allah). Sedangkan ibadah kepada Allah merupakan tujuan yang paling tinggi dan mulia. Sebab semua kenikmatan selain dari ibadah adalah fana (tidak kekal). Semua tujuan selain ibadah adalah sia-sia. Karena itulah, risalah Al-Ghozali teringkas dalam kalimat yang pendek: “Kehidupan adalah cinta dan ibadah”.

Pikirannya senantiasa terfokus pada pencarian hidayah-Nya dari langit. Semua amalnya selalu berstempelkan iman. Dakwahnya terang dan jelas, tanpa dicampuri oleh perdebatan dan riya’ (mengharap sanjungan), hanya iman kepada Sang Pencipta yang mengetahui segala bisikan hati dan perbuatan manusia. (m.muslih albaroni)

Selasa, 15 November 2011

Ketika Cinta Berbuah Syurga ^_^

“ …Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat. Cintalah yang mampu melunakkan besi, menghancurkan batu karang, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin…” Begitulah Jalaluddin Rumi melukiskan betapa dahsyatnya kekuatan cinta.
Menyitir Rumi, kepahitan hidup terasa manis kala hati kita dipenuhi cinta. Penderitaan bagaikan kenikmatan tiada tara ketika taburan cinta hinggap dalam jiwa kita. Rasa sakit langsung hilang tersembuhkan oleh obat cinta. Singkat kata, cinta adalah sebuah perasaan dalam diri manusia yang mampu membuat hidupnya terasa bahagia selamanya. Tiada kesedihan di situ, yang ada hanyalah kebahagiaan serba indah. Itulah fitrah yang dianugerahkan Allah kepada hamba-Nya.
Persoalannya, manusia seringkali tidak memanfaatkan fitrah itu dengan sebaik-baiknya. Cinta bukannya diwujudkan dalam dua dimensi kebahagiaan: dunia dan akhirat; tetapi malah diekspresikan secara dominan pada kehidupan duniawi saja, bahkan tak jarang melupakan sama sekali kehidupan ukhrawi. Akibatnya, kerusakan di muka bumi menjadi pemandangan sehari-hari yang tak elok dilihat.
Kita kerap melihat sebuah ekspresi cinta yang kebablasan di kalangan muda-mudi yang belum dihalalkan oleh pernikahan. Atas nama cinta, banyak pasangan –terutama di kota-kota besar- menghabiskan waktunya bermesraan lewat kontak fisik yang melanggar larangan Allah. Mereka lupa, sebagai makhluk ciptaan Allah semestinya meniadakan hal-hal yang dilarang Sang Pencipta. Mereka memang mendapatkan kenikmatan, tapi itu hanya kenikmatan sesaat di dunia saja, bukannya kenikmatan abadi di surga.
Atas nama cinta pula, seorang insan rela mengorbankan banyak hal demi pasangannya. Celakanya, pengorbanan itu kadangkala mengalahkan keikhlasan untuk meninggalkan aneka kenikmatan dunia demi “bermesraan” dengan Allah, Sang Pecinta Sejati. Jika diminta memilih: berduaan dengan pasangan ataukah “berduaan” dengan Yang Maha Pecinta, pilihannya jatuh pada yang pertama. Dampak buruknya, shalat ditinggalkan, zikir dilupakan, beramal shalih dilalaikan, perintah dan larangan Allah diabaikan. Astaghfirullah. Manusia semacam itu telah terperangkap dalam jeratan setan dan karenanya wajib kita ingatkan agar tak semakin terjerumus dalam kubangan dosa.
Apabila setan telah menjerat, yang terjadi adalah kerusakan. Setan menyadari bahwa manusia sangat rentan dengan godaan dunia. Pasalnya, dalam diri manusia, tersimpan rasa cinta kepada dunia. Itulah sebabnya, di sekitar kita amat banyak pengejar kenikmatan dunia yang tak sabar dengan kenikmatan surga abadi di akhirat. Pecinta dunia tak pernah peduli dengan perintah dan larangan Allah. Yang paling penting bagi mereka adalah bagaimana bisa memaksimalkan kebahagiaan hidup di dunia.
Tak dapat dibantah, kekayaan materi, gelimang uang, jabatan tinggi, adalah kenikmatan. Tapi, semua itu tak berarti apa-apa jika tak dibarengi dengan kesadaran bahwa kenikmatan duniawi hanyalah titipan yang setiap saat diambil kembali haknya oleh Allah Sang Pemilik Sejati. Seseorang yang terlanjur cinta dengan kenikmatan duniawi pasti tak rela apabila kenikmatan itu hilang. Ketika Allah menguji cintanya, dengan memisahkanya dari apa yang membuat dia lalai dalam mengingat Allah, seringkali ia tak bisa menerima.
Di saat Allah memisahkan seorang gadis dari calon suaminya, tak jarang gadis itu langsung lemah dan terbaring sakit. Di saat seorang suami yang istrinya dipanggil menghadap Illahi, sang suami pun tak punya gairah dalam hidup. Di saat harta yang dimiliki hangus terbakar, banyak orang yang hijrah ke rumah sakit jiwa. Orang semacam itu bisa jadi tenggelam dalam derita, merasa tak memiliki siapapun, merasa kehilangan hal terindah dalam hidupnya. Padahal, sesungguhnya itu adalah bentuk ujian dari Allah, karena Allah ingin melihat seberapa dalam cinta hamba-Nya pada-Nya.
Karenanya, ingatlah, kenikmatan duniawi bukanlah segalanya! Masih ada kenikmatan lain yang harus kita raih, yakni kenikmatan surgawi. Kenikmatan itulah yang dapat membawa hidup kita menjadi indah sepanjang masa. Tiada kesedihan, yang ada hanyalah kebahagiaan. Derita tak pernah mampir dalam kehidupan kita dan nestapa pun sangat alergi menemani kita.
Untuk meraih nikmat itu, kita harus mencintai Allah lebih dari segalanya karena Allah pun juga sangat mencintai kita. Cinta Allah adalah cinta yang tak bertepi. Jika sudah merasakan manisnya bercinta dengan Allah, tak ada lagi keluhan, tak ada lagi tubuh lesu, tak ada lagi tatapan kuyu. Yang ada adalah tatapan optimis menghadapi segala cobaan dan rintangan dalam hidup ini. Tubuh kita jadi semakin kuat dalam beribadah dan semangat kita kian membara dalam menggapai cita-cita tertinggi menikmati kebahagian akhirat di surga.
Oleh sebab itu, ketika mencintai seseorang atau sesuatu, usahakan cinta kita tidak lebih dari cinta kita kepada Allah. Renungkanlah… telah sangat banyak dosa, salah, dan khilaf yang kita perbuat, tetapi Allah tak pernah berhenti mengirimkan karunia-Nya pada kita. Kalau demikian, pantaskah kita mengkhianati-Nya dengan melebihkan cinta kita kepada makhluk-Nya yang lain?
Rasulullah Saw. bersabda: “Allah, Yang Maha Agung dan Mulia menjumpaiku -yakni dalam tidurku- kemudian berfirman kepadaku, ‘Wahai Muhammad, katakanlah: ‘Ya Allah, aku memohon kepada-Mu untuk mencintai-Mu, mencintai siapa saja yang mencintai-Mu, serta mencintai perbuatan yang mengantarkan aku untuk mencintai-Mu.’’”
Hendaknya, kita pun juga sering memohon agar selalu mampu mencintai Allah melebihi segalanya. Rasa cinta itu bisa tumbuh kalau kita mencintai siapa saja yang mencintai Allah dan dicintai Allah, serta apa saja yang dicintai Allah. Sebab, mencintai yang dicintai oleh Yang Tercinta adalah bagian dari mencintai Yang Tercinta….
Terkait dengan hal itu, dalam buku Mahabbatullah (Mencintai Allah), Imam Ibnu Qayyim menyatakan bahwa cinta senantiasa berkaitan dengan amal dan amal sangat tergantung pada keikhlasan hati, sebab di sanalah cinta Allah berlabuh. Dalam keikhlasan amal di hati, cinta Allah merupakan refleksi dari disiplin keimanan dan kecintaan yang terpuji, bukan kecintaan tercela yang menjerumuskan kepada cinta selain Allah. Karena itu, agar hati kita senantiasa diliputi rasa cinta kepada Allah, ada 10 aktivitas yang harus kita jalani:

Pertama, membaca Al Qur’an dengan memahami kandungan maknanya sesuai dengan maksudnya yang benar. Memahami Al Quran dan mengamalkan kandungan maknanya merupakan kemuliaan yang tidak bisa ditandingi dengan kemuliaan apapun. Dengan kemuliaan itu Allah memuliakan manusia di atas makhluk lainnya.
Kedua, mendekatkan diri kepada Allah melalui ibadah sunnah setelah melakukan ibadah fardlu. Orang yang menunaikan ibadah fardlu dengan sempurna adalah orang yang mencintai Allah. Sementara orang yang menunaikannya kemudian menambahnya dengan ibadah sunnah adalah orang yang dicintai Allah.
Ketiga, berdzikir dalam segala tingkah laku, melaui lisan, hati, amal, dan perilaku. Kadar kecintaan seseorang kepada Allah tergantung pada kadar dzikirnya. Dzikir merupakan syiar bagi mereka yang mencintai Allah dan dicintai Allah. Rasulullah pernah bersabda: “Sesungguhnya Allah aza wajalla berfirman, ’Aku bersama hamba-Ku selama ia mengingat-Ku dan kedua bibirnya bergerak (untuk berdzikir) kepada-Ku.’”
Keempat, memprioritaskan cinta kepada Allah di atas cinta kepada diri sendiri, meskipun dibayang-bayangi oleh hawa nafsu yang selalu mengajak lebih mencintai diri sendiri. Artinya ia rela mencintai Allah meskipun beresiko tidak dicintai oleh makhluk.
Kelima, secara konsisten senantiasa mengenal Allah dengan mengarahkan hati kepada nama-nama Allah beserta sifat-sifat-Nya. Kesadaran dan penglihatan hatinya berkelana di taman ma’rifatullah (pengenalan Allah yang paling tinggi). Barangsiapa ma’rifat kepada asma-asma Allah, sifat-sifat Allah dengan penyaksian dan kesadaran yang mendalam, niscaya akan dicintai Allah.
Keenam, menghayati kebaikan, kebesaran dan nikmat Allah lahir dan batin. Tidak ada pemberi nikmat dan kebaikan yang hakiki selain Allah. Karenanya, tiada satu pun kekasih yang hakiki selain Allah, karena Dialah yang memberi kita semua kenikmatan.
Ketujuh, menundukkan hati secara total di hadapan Allah. Inilah yang disebut dengan khusyu’. Hati yang khusyu’ dalam semua aspek kehidupan akan mengantarkan kepada cinta Allah yang hakiki.
Kedelapan, menyendiri bersama Allah ketika Dia turun, yaitu saat sepertiga terakhir malam. Di saat itulah Allah turun ke dunia dan itulah saat yang paling berharga bagi untuk mendekatkan diri kepada-Nya dengan melaksanakan shalat malam.
Kesembilan, bergaul dengan orang-orang yang mencintai Allah.
Kesepuluh, menjauhi sebab-sebab yang menghalangi komunikasi hati dengan Allah. Jika itu semua kita lakukan, cinta kita kepada Allah akan semakin berlipat ganda dan Allah pun akan semakin mencintai kita. Itulah cinta yang membuahkan surga di akhirat kelak….

~~Wallahu'alam Bishawab~~

Jumat, 11 November 2011

MAKNA CINTA..

Setetes kebencian di dalam hati

Pasti akan membuahkan penderitaan

Tapi setetes cinta di dalam relung hati

akan membuahkan kebahagiaan sejati

Kalahkan Kemarahan dengan Cinta Kasih

Kalahkan Kejahatan dengan Kebajikan

Kalahkan kekikiran dengan Kemurahan Hati

Kalahkan Kesombongan dengan Kejujuran

Nafsu hanya akan memberikan kebahagiaan sesaat

tapi cinta yang tulus dan sejati akan memberikan

kebahagiaan selamanya

Jika kita mencintai seseorang

Berusahalan untuk tampil apa adanya

karena Cinta sejati selalu dapat

Menerima Kelebihan dan Kekurangan

Bahagialah bagi orang yang mengerti akan arti cinta,

Karena Cinta itu akan memberikan warna bagi kehidupannya

Cinta yang teramat besar kadang dapat membuat kita

tak bisa mencintai lagi

Luruhnya hati bukanlah suatu dosa, Maka Jangan Pernah

Takut untuk Jatuh Cinta

Cinta Tak Harus Saling Memiliki

Kadang Kala Mereka Harus Melepaskan Cinta Tersebut

Karena Cinta yang Sejati Selalu Ingin Membahagiakan

Orang Yang dicintai

Cinta itu seperti art yg indah dan agung,

berbahagialah yg pernah mendapatkannya meskipun tidak abadi

Cinta tidak membuat dunia berputar

Cinta inilah yang membuat perjalanan tersebut berharga

Cinta tidak berupa tatapan satu sama lain,

tetapi memandang ke luar bersama ke arah yang sama.

Bel bukanlah bel sebelum engkau membunyikannya

Lagu bukanlah lagu sebelum engkau menyanyikannya

Cinta di dalam hatimu tidak diletakkan untuk tinggal di sana

Cinta bukanlah cinta sebelum engkau memberikannya

Nafsu adalah emosi

Cinta adalah pilihan

Cara untuk mencintai sesuatu adalah dengan menyadari

Bahwa sesuatu itu mungkin hilang

Cinta adalah kunci induk yang membuka gerbang kebahagiaan

Kekasih yang bijaksana tidak menghargai hadiah dari kekasihnya

Sebesar cinta dari si pemberi

Jika anda ingin dicinta, mencintalah

dan jadilah orang yang pantas dicinta

Di antara mereka yang saya sukai atau kagumi,

saya tidak dapat menemukan suatu kesamaan

Tetapi di antara mereka yang saya kasihi,

saya dapat menemukannya: mereka semua membuat saya tertawa

Persahabatan sering berakhir dengan cinta

Tetapi cinta kadang berakhir bukan dengan persahabatan

Kita harus sedikit menyerupai satu sama lain

untuk mengerti satu sama lain

Tetapi kita harus sedikit berbeda

Untuk mencintai satu sama lain

Cinta yang belum matang berkata:

“Aku cinta kamu karena aku butuh kamu”

Cinta yang sudah matang berkata:

“Aku butuh kamu karena aku cinta kamu”

Cinta memasukkan kesenangan dalam kebersamaan

kesedihan dalam perpisahan harapan pada hari esok kegembiraan di dalam hati

Siapa pun yang mempunyai hati penuh cinta selalu mempunyai sesuatu untuk diberikan

Cinta sejati dimulai ketika tidak sesuatu pun diharapkan sebagai balasan

Segera sesudah kita belajar mencinta

Kita akan belajar untuk hidup

Cinta…

Jika anda memilikinya, anda tidak memerlukan sesuatu pun yang lain

Dan jika anda tidak memilikinya, apa pun yang lain yang anda miliki tidak banyak berarti

Cinta tidak dapat dipaksakan

Cinta tidak dapat dibujuk dan digoda

Cinta muncul dari Surga tanpa topeng dan tanpa dicari



CINTA SUCI TERBAWA MATI

Di Kufah, tersebutlah seorang pemuda yang tampan dan sangat tekun beribadah, di samping shaleh, di juga sangat rajin. Suatu hari, pemuda itu mampir berkunjung ke kampung Bani An-Nakha. Disana dia melihat seorang gadis yang sangat cantik, karena terpesona oleh kecantikan dan keluwesan gadis itu, si pemuda menjadi jatu cinta padanya. Dan rupanya, gadis itu juga menyambut uluran cinta pemuda itu. Hingga pulang ke rumahnya, si pemuda masih terbayang oleh kecantikan wajah gadis itu. Akhirnya, pem uda itu menyuruh seseorang untuk melamar gadis itu kepada ayahnya.

Tetapi, gadis itu ternyata telah akan dijodohkan dengan orang lain. Meskipun demikian, mereka tak menyerah, bahkan cinta mereka semakin berkobar. Gadis itu kemudian mengirim surat kepada pemuda melalui seseorang.

Demikian bunyi surat itu : “Aku tahu betapa besar cintamu padaku, dan bila kau tahu demikian juga perasaanku padamu. Betapa besar ujianku ini. Bila kau setuju, aku akan mengunjungimu atau aku akan memberimu keterangan tentang jalan yang mudah, bila kau datang menemuiku di rumaku”.

Pemuda itu pun menjawab surat gadis itu melalui orang yang mengantarkannya. Tapi isinya sungguh di luar dugaan: “Aku tak setuju dengan 2 pilihan yang kau ajukan itu. Aku merasa sangat takut dengan api yang tak pernah mengecil nyalanya dan tak pernah padam kobarannya”.

Ketika usai membaca surat balasan dari pemuda itu, kemudian gadis itu berkata dalam hatinya: “Dia merasa sangat takut kepada Allah. Demi Allah, tak ada seorang pun yang merasa lebih berhak untuk bertaqwa kepada Allah dibanding orang lain. Semua merasa berhak dan dan mempunyai hak yang sama untuk itu”. Sejak saat itu, si gadis meninggalkan semua urusan dunia dan menyingkirkan semua perbuatan buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Meskipun demikian, dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindunya kepada sang pemuda pujaan hatinya. Sampai akhirnya, gadis itu meninggal dunia. Pemuda itu sering berziarah ke makam gadis itu, dia menangis dan mendo’akannya.

Suatu ketika, pemuda itu tertidur di atas kuburan si gadis. Dalam tidurnya, dia mimpi bertemu dengan gadis itu yang terlihat semakin anggun dan cantik. “Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan setelah kau meninggal?” tanya pemuda itu dalam mimpinya.

“Wahai orang yang bertanya, sebaik-baik cinta adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat menggiring menuju kebaikan” Jawab gadis itu.

“Lalu, kemanakah kau menuju?” tanya pemuda itu.

“Aku sekarang menuju pada kenukmatan dan kehidupan yang tak akan berakhir. Di surga semuanya kekal yang dapat kumiliki dan tak pernah rusak” jawab gadis itu.

“Aku harap kau selalu ingat padaku disana, sebab di dunia aku juga tak akan melupakanmu” jawab si pemuda.

“Demi Allah, aku tak akan melupakanmu. Dan aku juga minta kepada Tuhanku juga Tuhanmu, agar kita nanti bisa dikumpulkan. Maka bantulah aku mengenai hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah” jawab si gadis.

“Kapan aku bisa melihatmu lagi?” tanya si pemuda.

“Tak lama lagi kau akan datang melihatku” jawab si gadis pada pemuda itu.

Dan memang benar, 7 hari setelah pemuda itu bermimpi tadi, dia meninggal dunia, dipanggil oleh Allah menuju ke hadirat-Nya.

TAMAT


Daftar ke PayPal dan mulai terima pembayaran kartu kredit secara instan.
Bookmark and Share
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)