Seloka Menutup Aurat

Tutup aurat satu tuntutan,Dalam keluarga wajib tekankan,Kalau tak ikut gunalah rotan,Demi melaksanakan perintah Tuhan. Aurat ditutup mestilah lengkap,Tudung litup termasuk serkap,.

CAR INSURANCE FOR LADY DRIVERS

Car insurance companies prefer lady drivers to their gentlemen counterparts because they are considered as much less risky drivers.It is not that the accident rates of ladies are low. They face as many accidents as males do

AUTO LOAN NEW CAR

Is it time to get a new car? Do you want to purchase a new car to replace your current worn down vehicle? If yes is your answer- then you might want to think about your purchase and getting a loan for your new investment

CAR INSURANCE

America has become a culture of cars-SUV's- minivans and sports coupes. With all this traveling in and out- back and forth around the maze that is the United States infrastructure

NEW CAR LEASING TIPS

If you do have an accident with the outside or the inside of the car - you may have to pay for the cost. You will also only be allowed to put on so many miles in your lease period. This is hard for many people that do drive a lot

Tampilkan postingan dengan label Sukur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sukur. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 November 2011

Bersyukur itu Nikmat



Bunda : Ayaaah….tanggal 28 masih lama yaahhh…..

Omjangkung : Kenapa Bun?

Bunda : Hhmmmm……sepertinya uang kita ngga cukup Yah….

Omjangkung : ya sudah, sabar yah Bun, besok ayah coba cari pinjaman…

Malam ini kita makan apa bun? Nasi goreng mau?

Bunda : maauu…mauuuu, tapi beli nya 1 bungkus saja, kita makan berdua, biar uangnya cukup untuk besok sarapan……



Serasa petir menyambar tubuh ini, ya allah….terima kasih engkau telah memberikan istriku kesarabaran dalam mengahadapi cobaan-Mu ini.Semoga kami berdua dijauhkan dari sifat yang akan menjerumuskan kami kedalam Nerakamu atas cobaan ini.


Malam itu udara dingin menusuk tulang ini, dengan berbekal uang 10 ribu Om bergegas membeli 1 bungkus nasi goreng untuk dimakan berdua….yahh berdua dengan istri tercinta….. Apa hendak dikata…….hanya 1 kata yang masih bisa Om ucapkan dibalik cobaan ini….BERSYUKUR…..yah Bersyukur malam ini kami masih bisa makan, sebab belum tentu saudara-saudara kami diluar sana masih bisa makan malam ini, terlebih saudara2 kami korban gempa di sumatera….


Firman Allah dalam surat Al-imran ayat 145 :



dan pada surat Ibrahim ayat 7 yang berbunyi :



Semoga Allah melindungi kami dan semua umat manusia dari siksa dan Azab-Mu, jadikan lah kami semua umat-Mu yang pandai bersyukur…..



Janganlah Kau Puji Aku

Di sebuah chat room Yahoo Messenger, ada seorang teman menyampaikan kajiannya tentang pujian. Kajiannya ini diawali dengan kisah Imam Ali r.a. ketika mendapat teguran dari orang yang ia mintai pendapatnya mengenai ceramahnya itu. Seperti yang kita ketahui, Imam Ali r. a. sangatlah piawai dalam berpidato, sehingga setiap kali beliau berpidato selalu memberikan efek yang membuat para pendengarnya menangis. Mendapat pertanyaan itu, orang yang ditanya langsung menegurnya dan mengingatkannya bahwa jika saja ia (Imam Ali) tidak bertanya seperti itu maka amalannya itu tidak akan rusak. Begitulah kira-kira ceritanya.

Menurut makalah yang saya terima ketika saya menghadiri sebuah seminar Public Relation beberapa tahun lalu, senang memuji adalah salah satu dari nilai-nilai plus yang membentuk self-PR yang kuat. Bisa kita bayangkan bila orang sudah mau memuji orang lain berarti dia secara tidak langsung mengakui kelemahan diri dan mengakui kelebihan orang lain. Suatu tindakan yang menunjukkan kerendahhatian bukan? Dalam hal ini kita pasti sudah bisa membedakan mana pujian yang perlu dan tulus serta pujian yang menjilat.

Dulu saya pernah membaca sebuah kisah orang alim yang selalu dipuji orang karena kealimannya. Dia sungguh merasa tersiksa, karena dia khawatir dengan segala pujian itu dirinya akan terjebak ke dalam perbuatan riya. Maka suatu hari dia melakukan perbuatan buruk seperti mencuri dan sebagainya yang membuat aneh dan kecewa orang-orang yang dulu suka memujinya. Setelah semua orang mencaci dirinya, barulah dia merasa aman karena setelah itu dia merasa tenang menjalankan ibadah tanpa gangguan ketakutan berbuat riya karena pujian.

Apa sebenarnya yang harus kita lakukan ketika kita dipuji agar kita tidak terjebak ke dalam kesombongan ataupun melecehkan orang yang memuji kita? Apalagi hanya karena ingin tenang beribadah sehingga kita rela membuat orang lain menjadi berburuk sangka (kotor hati) terhadap kita, bukankah itu merupakan suatu keegoisan?

Memang dalam menanggapi pujian, ucapan yang paling baik dan tepat adalah dengan mengucapkan 'Alhamdulillaah' (segala puji bagi Allah) karena memang Dialah yang pantas untuk dipuji. Kita pintar, kita cantik, kita ganteng, kita sukses dan sebagainya, tidak lain karena kepintaran, kecantikan, kegantengan, dan kesuksesan itu adalah karena anugerah dari-Nya, semuanya itu adalah ciptaan-Nya.

Selain dari itu, ucapan Alhamdulillah menunjukkan rasa syukur kita kepada-Nya atas semua anugerah yang telah diberikan, juga merupakan wujud rasa terima kasih kita kepada orang yang memuji kita. Kita harus menghargai orang yang telah mau merendahkan hatinya memuji kita. Bisa jadi orang memuji kita malah lebih layak untuk dipuji. Seperti dalam firman Allah dalam surat An-Najm: 32, "Janganlah kamu merasa sudah bersih, Dia Allah lebih mengetahui siapa yang bertaqwa." Juga dalam hadist riwayat Muslim, "Bertawadhulah (merendah dirilah) sehingga seseorang tidak menyombongkan diri terhadap lainnya dan seseorang tidak menganiaya terhadap lainnya."

Dalam beberapa hal pujian sangatlah bermanfaat, seperti pujian seorang ahli kepada orang yang sedang belajar, pujian seorang guru kepada muridnya, pujian orang tua kepada anak-anaknya atas perbuatan baik dan prestasi yang dicapai, juga pujian seorang teman kepada temannya yang selalu tidak percaya diri dan menganggap dirinya seorang "never do well" person. Semua pujian itu niscaya akan membangkitkan semangat mereka dan memandang dirinya sangatlah berharga, sehingga kepercayaan diri akan tumbuh untuk berbuat yang lebih baik.

Kalau pujian dianggap sebagai penyebab kesombongan, kita pun harus ingat bahwa penyebab kesombongan tidaklah hanya pujian. Banyak hal lain yang bisa membuat kita terjebak ke dalam perbuatan sombong, seperti hak jawab ketika mendapat kritikan terutama dari orang yang tidak kita sukai atau bersebrangan pandangannnya dengan kita lantas kita memamerkan segala kehebatan kita, merendahkan orang lain hanya karena mereka belum memakai busana muslimah, dan sebagainya. Dalam surat Al-A'raf: 47 Allah berfirman, "Apakah mereka yang kamu katakan tidak bakal mendapat rahmat, tiba-tiba kini diperintahkan : Masuklah kamu ke surga, dengan tiada rasa takut atau sedih."

Semoga kita semua bisa melatih diri kita menjadi orang yang selalu rendah hati, sehingga setiap pujian yang kita terima lebih membuat kita bertambah kagum kepada-Nya. Aamiin.

Ia Menciptakan Segala Sesuatu Dengan Sebaik-baik Ciptaan


Lihatlah, bagaimana Allah menciptakan segala sesuatu dengan sebaik-baik ciptaan. Renungkanlah kandungan ayat ini. Allah SWT berfirman,

“Yang membuat segala sesuatu yang Dia ciptakan sebaik-baiknya”. (QS. As-Sajdah: 7)

Tidak ada kekurangan sedikit pun dalam penciptaan Allah. Dalam menggambarkan ciptaan langit, Allah SWT berfirman,

“Kami telah menghiasi langit itu bagi orang-orang yang memandangnya.” (QS. Al- Hijr: 16)

Dalam ayat lainnya Allah SWT menegaskan,

“Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang. Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah”. (QS. Al-Mulk: 3-4)

Sesungguhnya Allah itu Maha Indah dan Dia mencintai keindahan. Maha Suci Sang Pencipta Yang Maha Agung; Maha Suci Allah yang menciptakan segala sesuatu dengan sebaik-baik ciptaan. Segala puji bagi Allah, Rabb semesta allam.

Merenunlah bersama saya. Andai langit itu dua warna saja : hitam dan putih. Pakah Tuhan kita mampu ataukah tidak? Bahkan, Dia Maha Mampu. Sebagaimana firman-Nya:

“Sesungguhnya Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu.” (QS. Al-Baqarah: 20)

Lihatlah akan keindahan ciptaan Allah SWT berapa macam warna yang menghiasi permukaan langit beserta formulasinya dan berbagai ornamennya yang menyejukkan jiwa.

Saya dengar lidah Anda selalu melantunkan tahmid, tasbih dan tahlil. Mulai sekarang, merenunglah lebih dalam lagi tentang penciptaan langit. Demi Allah, langit itu indah! Adapun Anda, hendaknya mulai sekarang berbuat ihsan, sebagaimana Allah telah berbuat baik kepada Anda! Allah SWT berfirman,

“Dan membentuk kamu, lalu membaguskan rupamu.” (QS. Ghafir: 64)

Sekarang, tiba giliran Anda...! Allah SWT berfirman,

“Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dengan sebaik-baik ciptaan.” (QS. At-Tiin: 4)

Lihatlah letak kedua mata, lidah, hidung, lalu katakanlah, “Lalu katakana segala puji bagi Allah yang telah menciptakan kami dalam sebaik-baik ciptaan.” Ketika Anda melihat hewan, berpikirlah ketika letak kedua mata itu ditempati oleh dua hidung, sedangkan letak hidung ditempati oleh satu mata. Merenunglah jika dua daun telinga itu ditengah-tengah rambut kepala!

Ya Allah!, Engkaulah yang berhak mendpatkan pujian sebagaimana layaknya kemuliaan ridha-Mu serta keagungan dan kekuasaan-Mu.

Allah SWT berfirman,

“Dan membentuk kamu lalu membaguskan rupamu.” (QS. Ghafir: 64)

Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan makhluk-Nya sebaik-baik ciptaan. Wujud kita tidak lepas dari “kreativitas” ciptaan-Nya.”[*]


Senin, 07 November 2011

Hadapi Dengan Senyuman

senyumSenyuman adalah sesuatu yang terindah bagi siapa saja yang mendapatkannya, karena senyum merupakan ekspresi dari hati atas kesenangan atau kegembiraan yang dirasakan sang pemilik senyum itu sendiri, akan tetapi terkadang sulit bagi kita untuk berbagi senyuman kepada orang yang tidak kita sukai, meskipun kita paksakan untuk tersenyum tapi biasanya orang akan berkomentar kok senyumnya kecut sih, tapi setidaknya ketika kita terseyum meskipun kecut kita telah bisa berbuat yang terbaik untuk diri kita sendiri dengan cara membuang energi negatif yang sedang menaungi perasaan pada waktu itu.

Meskipun kita sedang menghadapi masalah seberat apapun dalam hidup ini, dengan sebuah senyuman dan keyakinan akan bisa mengurangi beban dalam pikiran atau perasaan kita, Semua orang punya masalah tapi cara penyelesaiannya yang berbeda tentunya hasilnya pun akan berbeda . Seberat apapun masalah dalam hidup ini apabila kita hadapi dengan senyuman secara psikologis beban itu telah terkurangi.


Daftar ke PayPal dan mulai terima pembayaran kartu kredit secara instan.
Bookmark and Share
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)