Jumat, 25 November 2011

Jalinan Persahabatan


“ Saudariq sayang jadilah kau seperti telur yang dimasukkan orang kedalam air…dan telur itu mampu naik kembali ke atas permukaan …,,, Aq ada disini tuk berbagi denganmu saudariq…kita akan selalu saling melengkapi satu sama lain…dan aq ingin jika suatu saat kita bertemu kembali,kau sudah mampu bangkit dalam keterpurukanmu… SEMANGAT !!! “
SUBHANALLAH…kata-kata itu menyejukkan hati dan membangkitkan semangat. Seandainya semua orang sepertimu. Seandainya semua orang berfikiran seperti dirimu… sungguh jalinan persahabatan takkan pernah ternodai… takkan ada air mata kekecewaan atas pengkhianatan sebuah jalinan persahabatan… seperti kisah ini :
Dua orang sahabat karib sedang berjalan melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir : HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENAMPAR PIPIKU.
Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, dimana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan olehsahabatnya.
Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu: HARI INI, SAHABAT TERBAIKKU MENYELAMATKAN NYAWAKU. Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya, "Kenapa setelah saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu menulis di batu?" Temannya sambil tersenyum menjawab, "Ketika seorang sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasaterjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak bisa hilang tertiup angin.
Saudariq ….. jagalah hati sahabatmu seperti kau menjaga hatimu…
Saudariq ….. jagalah perasaan sahabatmu seperti kau menjaga perasaanmu…
Saudariq… kasihilah sahabatmu seperti kau mengasihi dirimu sendiri… sungguh tidak sempurna iman seseorang daripada kamu sehingga dia mengasihi saudaranya sebagaimana dia mengasihi dirinya sendiri (HR. Bukhari dan Muslim )
*Saudara-saudaraku, mungkin aku pernah menyakiti hatimu dan kau tidak membalas, dan mungkin juga kau menyakiti hatiku karena aku pernah menyakitimu. Namun dengan ijin-Nya aku berusaha memaafkanmu. Tapi yang aku takutkan kalian tidak mau memaafkan.Sungguh, Saudara-saudaraku, dosa-dosaku kepada Tuhanku telah menghimpit kedua sisi tulang rusukku hingga menyesakkan dada.
Saudara-saudaraku, jika kalian tidak sanggup mendoakan aku agar aku 'ada' di hadapan-Nya, maka ikhlaskan segala kesalahan-kesalahanku. Tolong jangan kau tambahkan kehinaan pada diriku dengan mengadukan kepada Tuhan bahwa aku telah menyakiti hatimu…..*
Sahabatmu begitu mencintaimu dan menjaga kehormatanmu… katakanlah yang sesungguhnya sekalipun pahit, jika itu bisa menjadikan sahabatmu lebih baik,,,tapi jangan lah kau mengumbarnya…betapa terlukanya sahabatmu ketika dia tau kau telah menodai jalinan persahabatan…
SAHABAT YANG BAIK IALAH YANG SEIRING SEJALAN DENGANKU DAN MENJAGA NAMA BAIKKU KETIKA AKU HIDUP ATAUPUN KETIKA AKU MATI ( Nasehat Imam Syafie )

Semoga aq, kamu , kita semua dapat menjadi seorang sahabat yang baik… Amin Yaa Rabbal Alamin…
*~ Tepian Barito ~*

0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark and Share
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)