Rabu, 23 November 2011

HIDAYAH (Petunjuk)

Harta yang paling berharga dalam hidup manusia adalah hidayah. Dengan hidayah orang menjadi beriman. Orang yang beriman tandanya adalah berbuat baik. Berbuat baik menjadikan kehidupan menjadi indah, damai, tentram, dan bahagia. Kalau kita mencari kebahagiaan, carilah hidayah, jadilah orang yang beriman, dan berbuat baiklah, maka akan kita rasakan kebahagiaan itu.

Sebagai contoh yang sederhana : orang yang memberi sesuatu pada orang lain dengan tulus karena Allah, akan merasakan ketenangan dan kebaikan dalam hatinya. Sedikitnya, dengan melakukan perbuatan yang baik, akan membuat kita merasakan ketenangan dan kebahagiaan itu.
Dalam kehidupan di dunia, orang sudah bisa merasakan, betapa mahalnya hidayah itu, sama halnya betapa mahalnya keimanan itu.

Walau begitu masih saja ada di antara manusia yang masih enggan melakukan ketaatan kepada Allah hanya karena tuntutan dunia. Bahkan ada yang menjual hidayah dengan kesesatan. Meninggalkan hidayah dengan menjemput kesesatan. Sebagai contoh, hanya demi mendapatkan sesuatu untuk kepuasan dirinya, urusan dunia, rela meninggalkan ketaatan pada Allah, rela meninggalkan perintah Allah, dan bahkan dengan sengaja melanggar larangan Allah. Sebagai contoh demi mendapatkan jabatan, rela tidak jujur, demi mendapatkan kekayaan/uang (baik kuli, maupun pejabat), rela tidak sembahyang, demi mendapatkan wanita, rela mengikuti ajakan setan yakni melanggar larangan Allah.

Makanya pernah Rasulullah mengatakan bahwa tidak beriman orang yang sedang mencuri, tidak beriman orang yang berbuat zina. Itu artinya orang yang sedang melakukan pelanggaran itu sedang meninggalkan keimanannya, walaupun setelah sadar ia mengakui telah berbuat salah.
Semoga kita selalu diberi petunjuk (hidayah) oleh Allah, sehingga kita selalu berada di jalannya. Semoga kita selalu diberi kekuatan untuk bisa melaksanakan perintah-perintahNya dan diberi kekuatan untuk menjauhi dan meninggalkan larangan-laranganNya.

Untuk itu kita perlu selalu menambah ilmu kita, pemahaman kita akan ajaran Islam. Agar kita selamat dalam khidupan kita di dunia dan juga selamat di akherat kelak.

Kalau kita ingat dalam pelajaran agama, bahwa pernah Rasulullah saw memberitahu kita sebagai umatnya agar berpegang teguh pada dua hal yang apabila kita berpegang teguh kepada keduanya maka kita akan bisa selamat di kehidupan dunia ini, dan juga di kehidupan akherat kelak. Dua hal itu adalah AL QUR’AN dan SUNNATURRASUL. Ringkas kata, kita harus taat pada Allah dan RasulNya, kalau kita ingin selamat di dunia dan di akherat.

Bagaimana cara berpegang teguh pada keduanya. Yaitu dengan cara membacanya, memahaminya, dan melaksanakannya dengan kesungguhan hati, tulus, dan ikhlash dalam rangka taat pada Allah dan RasulNya.

Mari kita lakukan wahai saudaraku. Semoga dalam beramal dan berbuat kita selalu diberi hidayah dan kekuatan oleh Allah, sehingga kita selalu berada di jalan yang lurus, yaitu jalan yang benar, sesuai dengan kehendak Allah. Amiin.

Ihdinashiroothol mustaqiim. Semoga bermanfaat.

anshori9.wordpress.com/2008/01/10/hidayah-petunjuk/


0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark and Share
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)