Jumat, 25 November 2011

Layu Sebelum Berkembang


Marilah kita jadikan pelajaran sebuah kisah berikut......
Mungkin ungkapan ini ada benarnya Cinta Buta. Cinta tanpa didasari CintaNYA.Mencintai seseorang karena mencari ridha Allah, bukan cinta hafa nafsu dan melanggar syariat
.Seperti kisah di bawah ini yang gara-gara cinta hingga akhrinya jatuh dalam kemaksiatan ......Selamat membaca...
Aku seorang wanita berusia 23 tahun. Setahun yang lalu aku membunuh darah dagingku sendiri
Sebelum peristiwa pahit itu menyapa dalam hidupku, kehidupanku yang sederhana senantiasa diliputi oleh ketenangan. Aku bahagia dengan keadaanku, dengan rutinitasku. Setiap hari kujalani dengan hati yang riang sebagai seorang wanita. Kebanggaanku pada kehormatan yang senantiasa kujaga demi satu mimpi mendapatkan keluarga yang bahagia suatu saat nanti. Hingga sosok itu hadir menghancurkannya.
Peristiwa itu bermula saat aku kuliah di sebuah akademi di kota yang penuh kenangan dan pelajaran kota Daeng. Aku kenal dengan dengan seorang pria. Dia juga sebagai mahasiswa di kampus tempatku kuliah.
Seperti kata orang, “mulanya biasa saja,” yah, memang semuanya biasa saja. Saling ber-say hello, bercerita, bercanda, bertegur sapa. Sesuatu yang lazim dilakukan oleh sesama mahasiswa. Apalagi dalam satu kampus. Hingga waktu terus berjalan seiring dengan hubungan kami yang begitu akrab. Semuanya mulai menjadi sesuatu yang tidak biasa lagi..
Rayuan demi rayuannya, perjuangannya mendekatiku, janji manisnya, perhatiannya yang berlebihan dan tidak henti-henti ,sedikit demi sedikit meluluhkan hatiku, Bahkan dia telah berbicara langsung pada orang tuaku bahwasanya dia ingin menjalani hubungan yang srius denganku.Gayung pun bersambut, akhirnya kuterima uluran tangannya. Hubungan kami pun berjalan dan sudah bukan rahasia lagi Seiring dengan waktu yang mengantar kebersamaanku dengannya,menyukainya, mencintainya. Aku tidak tahu, apa yang telah membuatku begitu tergila-gila kepadanya. Wajahnya malah dibawah rata-rata. Apa karena rayuannya? Kelihaiannya mengumbar rayuan gombal menjadikanku merasa tersanjung dan berbunga-bunga. Seakan-akan akulah wanita yang paling menarik di dunia ini. Di sampingnya aku selalu merasa yang terbaik. Dia sungguh pandai menggombal.
Tak pernah kusangka dan kuduga sebelumnya, hubunganku dengannya sudah melewati ambang batas moral dan norma agama.Tragedi yang tak mungkin pernah bisa kulupakan dalam lembaran sejarah hidupku. Aku hamil. Aku tidak tahu, iblis mana yang merasukiku waktu itu. Mengapa aku bisa menjadi sehina ini? Mengorbankan sesuatu kepada seseorang yang sebenarnya tidak berhak dan tidak boleh mengusiknya.Aku tidak tahu harus berbuat apa. Dia mengancamku dan menyuruhku untuk tutup mulut. Aku tersudut. Entah mengapa dia sudah begitu menguasai hidupku. Seakan membuatku tak mampu bergerak.
Dan aku tidak mengerti, mengapa aku selalu menurut saja pada setiap kata dan perintahnya. Yang bisa kulakukan hanya memohon kepadanya untuk bertanggung jawab atas perbuatannya terhadapku.
Otakku sudah buntu, bagiku sudah tak ada lagi pilihan lain. Aku tidak sanggup menghadapi aib ini sendiri, imanku begitu lemah. Aku tidak mau bayiku terlahir Aq akan dicemooh kelak di tengah masyarakat. Akhirnya, kuikuti keinginannya. Kujual akidahku dengan harga yang sangat murah dan tak bernilai. Ku gugurkan bayiku. Tapi lagi-lagi, keputusanku itu bukanlah hal yang tepat. Saat ini, ia sudah berhasil menjadikanku sebagai salah satu korbannyaAku sama sekali tidak berdaya, aku sangat lemah dan pengecut. Aku selalu ketakutan dengan ancaman-ancaman dan perlakuannya . Aku menjadi semakin lemah. Aku tak tahu mengapa harus menjadi seperti ini? Padahal bisa saja aku lari menjauh dari hidupnya. Tapi lagi-lagi tetap saja aku tidak bisa. Ada yang mengikatku dengannya, sesuatu yang tidak aku mengerti.
Tapi aku terus mencoba melupakannya karna Dia bukanlah yang terbaik bagiku. Dia telah menghancurkan hidupku. Aku tak perlu lagi mengharapnya. Hanya do'a yang sering ku panjatkan. Namun aku terlalu lemah, aku hanya manusia biasa yang memiliki rasa benci pada seorang yang telah begitu menghancurkan hidupku. Rasanya Aku ingin mencabik-cabiknya, Tapi sudahlah semua sudah terlambat, Dia lari dariku setelah selesai kuliah , Dia juga ternyata sudah memiliki wanita lain diluar sana.
Waktu berjalan, tahun berganti, kabarnya pun tak pernah lagi ada. Pernah aku berusaha memohon padanya agar Dia kembali, namun apa yang aku dapat tak lain hanayalah rasa sakit yang semakin dalam. Dia menghinaku.Semua yang terjadi adalah kesalahanku sendiri. Aku harus menata hidupku kembali. menatanya dari awal. meski luka itu dihatiku. Aku tak boleh terus mengingatnya . Aku tak boleh terus terluka. Aku harus bangkit. Aku harus bisa membahagiakan kedua orang tuaku.
Pernah hatiku sedikit lega saat seseorang mencoba melamarku, dia ingin menikahiku. seorang pria yang ingin melamarku 5 bulan lagi,karena dia sedang dalam masa kontrak dengan perusahaan tempat dia bekerja. Selama menunggu kita bersepakat untuk tidak berkomunikasi,takut adanya fitnah,kita sudah saling kenal dia kakak kelas sewaktu aku kuliah Jujur aku senang sekali dengan niatan dia ingin melamarku , dia akhlaq dan agamanya bagus.Tapi ada satu hal yang membuatku takut, Aku memiliki masa lalu yang sangat buruk.Benar saja ketakutanku terbukti adanya. Aku sudah jujur pada dia dan akhirnya dia memutuskan tuk tidak jadi melamarku, ini adalah resiko yang harus Aku jalani atas perbuatan Aku di masalalu. Aku akan mencoba ikhlas dan Ridha atas semua ketetapanNYA, Aku yakin rencanaNYA indah. Ini adalah cobaan yang berat buatku , tapi aku harus menjalani semuanya,Aku harus bertahan dan tetap SABAR dan SEMANGAD,Aku tidak akan menyerah karna aku yakin CintaNYA kan slalu melindungiku dan hanya dengan CintaNYA aku dapat bertahan.
Saat kisah ini dituturkan, aku masih dalam keadaan seperti ini, terkatung dalam penderitaan dan penyesalan. Penderitaanku ini mungkin adalah balasan atas dosa besar yag telah kuperbuat.

Hanya ini yang bisa kulakukan untuk para calon ibu di manapun berada. Semoga kisahku ini yang hanya berwujud tinta di atas kertas, dapat dibaca dan dijadikan sebagai pelajaran bagi seluruh perempuan -khususnya para remaja muslimah- bahwa cinta kepada manusia tidk dilandasi untuk mendapatkan RidhaNYA , maka akan menghancurkan hidupmu.

Selagi masih sempat, belajarlah tentang agama Allah. Jangan tunggu sampai menyesal seperti keadaanku sekarang. Jangan menunggu sampai kau merasa bingung dengan tindakan apa yang harus kau lakukan saat kehancuran kita sebagai wanita yang gagal mempertahankan kehormatannya menyapa.
Selagi muda, belajar dan belajarlah untuk memperkuat aqidah keislaman yang mulia. dan tolong sebarkan pada saudarimu yang lain. Agar tidak lagi menjadi tangis penyesalan seperti yang aku alami terhadap mereka. Agar tidak ada lagi terjadi perusakan fitrah terhadap bayi-bayi yang tak berdosa.
Habiskan waktumu untuk ilmu, dan jangan kau habiskan untuk mencari-cari trend model terbaru, berjalan di mall tanpa manfaat atau menghabiskannya di kegelapan malam dengan lelaki yang kau pandang sebagai kekasih.
Mereka bukan kekasih …, tetapi serigala yang ingin menelanmu bulat-bulat. Bacalah buku-buku atau majalah-majalah Islami. Jadilah wanita yang cerdas dan tangguh. Belajarlah dari kesalahan dan kelemahanku. Belajarlah dari penyesalan dan penderitaanku. Sungguh …, apa yang kualami sangat menyakitkan. Kau akan merasa antara hidup dan mati. Tak ada lagi senyum ceria. Air matapun mengering. Selagi kau bisa meniti dan merencanakan masa depanmu.
Aku hanya bisa bercerita, setidaknya semoga engkau bisa merenung barang sedetik. Sekali lagi …, belajarlah dari hidupku!!!

Mudah-mudahan Allah mendengar doamu meski hanya seorang diantaranya. Tolong doakanlah aku barang semenit saja. Karena saat ini aku benar-benar merasakan ketidakberdayaan sebagai seorang wanita dan sebagai seorang manusia
“Anakku, maafkan Ibu karena telah tega membunuhmu. Aku berjanji padamu , Aku tak akan mengulang semua kebodohanku. Aku bertaubat kepada MU Ya ALLAH " Aku serahkan hidup dan matiku hanya untukMU
Dan tolong doakanlah aku semoga saja suatu saat nanti aku bisa mendapatkan seorang yang bisa menerimaku apa adanya, bisa menerima kekuranganku, bisa menerima keluargaku, bisa menerima masa laluku. Dia yang kan menjadi yang terbaik tuk agamaku , tuk hidupku. Dia yang mencintaiku hanya untuk mendapatkan RidhaNYA. Dia yang kan menjagaku untuk slalu berada di JalanMU Ya ALLAH. Dia yang kan meneguhkan hatiku untuk slalu mencintaiMU.

Saudariq..bariskan harapmu pada barisan istikharah spenuh arti ikhlas,relakan TUHAN pilihkan lelaki bagimu,mungkin sekarang..atau nanti..atau bahkan mungkin tak ada sampai kau mati..Pilihan TUHAN tak selalu seindah inginmu.Mungkin kebaikan itu bukan pada lelaki terpilih itu,melainkan ada pada jalan yang kau pilih itu Atau kebaikan itu terletak pada keikhlasanmu menerima keputusan sang kekasih tertinggi
Kekasih tempat kita (seharusnya) memberikan semua cinta dan menerima cinta tak terhingga dalam tiap detik hidup kita.


Semoga Allah selalu menjagamu.

0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark and Share
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)