Jumat, 25 November 2011

Menutup aurat itu wajib?

2 hari yang yang lalu, seorang teman gue yang nonmuslim bertanya “kenapa muslim (ce) ada yang pake jilbab n ada yang enggak?”

Awalnya gue agak bingung dapet pertanyaan kayak gitu, tadinya gak ngeh sama sekali.

Tapi gue coba tetep tenang n sambil malu-malu kasih jawaban yang kurang lebih seperti ini:

Sebenarnya secara syari'at atau hukum agama, jilbab(hijab) hukumnya wajib. Karena fungsi dari jilbab itu adalah menutupi aurat seorang cewek dan menutup aurat itu dalam Islam adalah kewajiban, yang tujuan dari menutup aurat adalah untuk melindungi si cewek dari gangguan baik berupa tindakan maupun tatapan yang terkesan "melecehkan" dan timbulnya keinginan-keinginan ke arah itu.

Kalo lo tanya mengapa ada sebagian yang memakai dan sebagian gak pakai..

Kalo menurut gue pribadi kira-kira begini,

Dari hasil pembicaraan gue dengan beberapa teman, bisa gue tarik kesimpulan mereka gak pakai jilbab karena beberapa sebab diantaranya :

1. Kekurang tahuan mereka akan hukum-hukum agama.

2. Ada juga yang bilang "gue blum berani pakai karena akhlak(kelakuan) gue blum baik, gue malu sama jilbab yang gue pakai", nah sebab yang ini kalo menurut gue keliru, karena justru dengan pakai jilbab harusnya mereka terpacu untuk memiliki akhlak yang baik bukannya menunggu memiliki akhlak yang baik dulu baru pakai jilbab.

3. Ada juga sebagian yang sudah tahu hukum mengenakan jilbab tapi tidak mau memakainya karena memang mereka tidak menghormati hukum tsb.

Tapi tentunya itu hanya sebagian kecil sebab diantara sebab-sebab yang lain.

Kalo boleh tahu ada apa y lo tanya mengenai ini ? n kalo ada jawaban gue yang kurang jelas atau butuh penjelasan, boleh kok lo tanya lagi. Gue dengan senang hati akan menjelaskan...kan lumayan buat nambah2 pengetahuan, siapa tahu nanti ada pertanyaan lo yang gue gak tahu jawabannya, nanti kan gue bisa tanya2 or cari referensi dari internet..oke bro

Trus, malemnya, dinihari tepatnya setelah curhat panjang lebar lewat sms seorang temen gw kirim pesen gini :

“Ada 1 yang p skarang blom bsa gw laksanain,tpi gw pengen bgt laksanain. Cm knp blm sanggup ya L“

“Tp jangan diketawain ya, janji!“

“Awas lu ngetawain gw.gw pengen pake jilbab, pengen bgt L tp gw masih takut“

“Gw takut ga bs jaga jilbab gw, gw takut jilbab gw cm sekedar nutup aurat gt.tp iman n akhlak gw blm, makanya gw slalu ragu n selama ini blum ada yg ngedukung gw L“

Gue jadi geleng-geleng sambil ketawa juga c..

Geleng2 karena, kenapa ada orang yang berfikir kalo dia ngejalanin syariat agama bakal di ketawain(dalam artian negatif) dan gue ketawa, senyum tepatnya karena bahagia(positif dong!!)..karena masih menyelusup cahaya hidayah itu diantara keseharian dia yang gue tahu agak jauh dari nilai2 agama. (Memang Allah memberikan hidayah kepada siapa saja yang Dia kehendaki - Maha Suci Engkau Yaa Allah).

Gw jadi teringat beberapa waktu lalu sempet membaca beberapa ayat Al Quran yang isinya melarang manusia mengikuti bujuk rayu setan dan berperang melawannya, dan dalam ayat2 itu juga disampaikan bahwa ajakan setan menyebabkan terbukanya aurat manusia. Yaitu antara lain :

“Dan (ingatlah), tatkala Kami berfirman kepada para malaikat: "Sujudlah kamu semua kepada Adam", lalu mereka sujud kecuali iblis. Dia berkata: "Apakah aku akan sujud kepada orang yang Engkau ciptakan dari tanah?". Dia (iblis) berkata: "Terangkanlah kepadaku inikah orangnya yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya, kecuali sebahagian kecil.". Tuhan berfirman: "Pergilah, barangsiapa di antara mereka yang mengikuti kamu, maka sesungguhnya neraka Jahannam adalah balasanmu semua, sebagai suatu pembalasan yang cukup. Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, dan kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki dan berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak dan beri janjilah mereka. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaitan kepada mereka melainkan tipuan belaka.“(QS 17:61-64)

“ Maka Kami berkata: "Hai Adam, sesungguhnya ini (iblis) adalah musuh bagimu dan bagi isterimu, maka sekali-kali janganlah sampai ia mengeluarkan kamu berdua dari surga, yang menyebabkan kamu menjadi celaka. Sesungguhnya kamu tidak akan kelaparan di dalamnya dan tidak akan telanjang, dan sesungguhnya kamu tidak akan merasa dahaga dan tidak (pula) akan ditimpa panas matahari di dalamnya." Kemudian syaitan membisikkan pikiran jahat kepadanya, dengan berkata: "Hai Adam, maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon khuldi dan kerajaan yang tidak akan binasa?" Maka keduanya memakan dari buah pohon itu, lalu nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun (yang ada di) surga, dan durhakalah Adam kepada Tuhan dan sesatlah ia. Kemudian Tuhannya memilihnya maka Dia menerima taubatnya dan memberinya petunjuk. Allah berfirman: "Turunlah kamu berdua dari surga bersama-sama, sebagian kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain. Maka jika datang kepadamu petunjuk daripada-Ku, lalu barangsiapa yang mengikut petunjuk-Ku, ia tidak akan sesat dan tidak akan celaka.“ (QS 20:117-123)

“ (Dan Allah berfirman): "Hai Adam bertempat tinggallah kamu dan isterimu di surga serta makanlah olehmu berdua (buah-buahan) di mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini, lalu menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang zalim." Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: "Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga)." Dan dia (syaitan) bersumpah kepada keduanya. "Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasehat kepada kamu berdua", maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: "Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?" Keduanya berkata: "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi. Allah berfirman: "Turunlah kamu sekalian, sebahagian kamu menjadi musuh bagi sebahagian yang lain. Dan kamu mempunyai tempat kediaman dan kesenangan (tempat mencari kehidupan) di muka bumi sampai waktu yang telah ditentukan." Allah berfirman: "Di bumi itu kamu hidup dan di bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu (pula) kamu akan dibangkitkan. Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan. Dan pakaian takwa itulah yang paling baik. Yang demikian itu adalah sebahagian dari tanda-tanda kekuasaan Allah, mudah-mudahan mereka selalu ingat. Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapamu dari surga, ia menanggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya 'auratnya. Sesungguhnya ia dan pengikut-pengikutnya melihat kamu dan suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpim bagi orang-orang yang tidak beriman.“ (QS 7:19-27)

“ dan aku(syaitan) benar-benar akan menyesatkan mereka, dan akan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka dan menyuruh mereka (memotong telinga-telinga binatang ternak), lalu mereka benar-benar memotongnya, dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubahnya." Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah, maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. Syaitan itu memberikan janji-janji kepada mereka dan membangkitkan angan-angan kosong pada mereka, padahal syaitan itu tidak menjanjikan kepada mereka selain dari tipuan belaka.“ (QS 4:119-120)

“ Dan ketika syaitan menjadikan mereka memandang baik pekerjaan mereka dan mengatakan: "Tidak ada seorang manusiapun yang dapat menang terhadapmu pada hari ini, dan sesungguhnya saya ini adalah pelindungmu." Maka tatkala kedua pasukan itu telah dapat saling lihat melihat (berhadapan), syaitan itu balik ke belakang seraya berkata: "Sesungguhnya saya berlepas diri daripada kamu, sesungguhnya saya dapat melihat apa yang kamu sekalian tidak dapat melihat; sesungguhnya saya takut kepada Allah." Dan Allah sangat keras siksa-Nya.“ (QS 8:48)

“ Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: "Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. Sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. Aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu." Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.“(QS 14:22)

“ Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.“(QS 35:6)

“ Dan jika syetan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.“ (QS 41:36)

“ Barangsiapa yang berpaling dari pengajaran Tuhan Yang Maha Pemurah (Al Quran), kami adakan baginya syaitan (yang menyesatkan) maka syaitan itulah yang menjadi teman yang selalu menyertainya.“ (QS 43:36)

“ Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa bila mereka ditimpa was-was dari syaitan, mereka ingat kepada Allah, maka ketika itu juga mereka melihat kesalahan-kesalahannya.“ (QS 7:200-201)

“ Sesungguhnya hamba-hamba-Ku, kamu tidak dapat berkuasa atas mereka. Dan cukuplah Tuhan-mu sebagai Penjaga." (QS 17:65)

“ Sesungguhnya syaitan itu tidak ada kekuasaannya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya. Sesungguhnya kekuasaannya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.“(QS 16:99-100)

“ Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu ke dalam Islam keseluruhan, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.“ (QS 2:208)

“ Dan janganlah kamu sekali-kali dipalingkan oleh syaitan; sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu.“ (QS 43:62)

Sejak membaca ayat-ayat di atas, celana-celana pendek gue gak pernah gue pake lagi. Karena gue sadar betul bahwa ayat-ayat itu bukan cuma tertuju buat perempuan, tapi juga buat laki-laki dan aurat laki-laki mulai dari pusar sampai lutut. So gue harus menutupi bagian itu. Yang paling berat gue jadi jarang main bola lagi. Memang bisa c main bola pake celana panjang, tapi gak nyaman. Tapi jauh lebih gak nyaman lagi dapet azab Allah karena sembarangan membuka aurat..

Kata kunci: aurat, jilbab

Sebelumnya: Ada Sesuatu yang Lalai dalam Diriku

balas bagi

Tautan Bersponsor


0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark and Share
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)