Selasa, 03 Januari 2012

Kalimah Isim

بسم الله الرحمن الرحيم

كَلِمَة اِسِم

KALIMAH ISIM

(Oleh: Nurul Qibthi)

Kalimah isim adalah kata yang menunjukkan makna sesuatu yang tidak disertai dengan masa / waktu (telah, sedang atau akan).

Kalimah isim jika dipadankan dengan bahasa Indonesia meliputi

1. Kata benda

2. Kata sifat

3. Kata keterangan

4. Kata bilangan

5. Kata ganti

6. Kata tunjuk

7. Kata benda abstrak. Dan lain-lain.


Ciri-ciri kalimah isim.

Untuk mengetahui kalimah isim dalam bentuk tulisan, jika sudah menjadi susunan kata maka dapat diketahui dengan melihat tanda-tanda yang ada di bawah ini:

1. Diawali dengan ( ال ) alif-lam (alif-lam syamsiyah atau qomariyah), seperti:

الحمدُ للهِ , lafad الحمدُ adalah kalimah isim tandanya alif-lam ( ال ).

2. Diakhiri dengan i'rob tanwin ( تَنْوِين ) , tanda baca baris dua ( ـً ـٍ ـٌ ), seperti:

قل هو الله أحدٌ , lafad أحدٌ adalah kalimah isim tandanya tanwin dlomah ( تنوين ضمّة ).

إنّ مع العسرِ يسرًا , lafad يسرًا tanwin fathah ( تنوين فتحة ).

خلقَ الإنسانَ من علقٍ , lafad علقٍ tanwin kasroh ( تنوين كسرة ).

3. Diawali oleh salah satu huruf jar, yaitu;

( ِمنْ ، ِالَى ، عَنْ ، عَلَى ، فِى ، رُبَّ ، البَاء ، الكَاف ، اللام ،[حروف القسم ] الواو ، الباء ، التاء ). Seperti :

مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ , lafad الْمَسْجِدِ adalah kalimah isim tandanya ada huruf .مِن Huruf "min" adalah salah satu huruf jar. Dan lain-lain.

4. Disandarkan kepada kata benda lainnya atau penyandaran (إضَافَة ), kebanyakan untuk menunjukkan pemilikan, seperti ;

رَسُوْل اللهِ (Utusan Allah).

رَسُوْل + اللهِ = رَسُوْل اللهِ


















مُضَاف + مُضَاف اِلَيْه = اِضَافَة

مُضَاف (isim yang disandarkan).

مُضَاف اِلَيْه (isim yang disandari).

اِضَافَة (penyandaran). Penyandaran ini hanya dibentuk dari dua isim.

PEMBAGIAN KALIMAH ISIM.

اِسِم نَكِـرَة – اِسِم مَعْـرِفَة

A. Isim Nakiroh ( إسم نَكِرَة ).

- Arti Isim Nakiroh berdasarkan makna, ialah :

اَلنَّكِرَةُ :كُلُّ اِسْمٍ شَائِعٍ فِيْ جِنْسِهِ لاَ يُخْتَصُّ بِهِ وَاحِدٌ دُوْنَ آخَرَ .

Isim Nakiroh ialah setiap kalimah isim yang mencakup semua jenis ( jenisnya bersifat umum), satu pun tidak ada yang ditentukan olehnya juga oleh yang lain.

Definisi ini berdasarkan dari sisi makna. Suatu lafad yang menunjukkan makna sesuatu yang belum maklum dan jenisnya masih umum. Seperti :

جَاءَنِيْ رَجُلٌ : Telah datang kepadaku seorang laki-laki

رَاَيْتُ حِمَارًا : Aku telah melihat seekor himar

مَرَرْنَا بِاِنْسَانٍ : Kami lewat bertemu dengan manusia

Lafad رَجُلٌ (laki-laki), حِمَارًا (himar), اِنْسَانٍ (manusia) adalah kata umum yang tidak ditentukan jenisnya. Dilihat dari segi makna ketiga kata tersebut memiliki makna umum. Dan dilihat dari bentuk tulisannya tidak menggunakan alif-lam (ال).

- Arti isim nakiroh berdasarkan bentuk lafad (tulisanI) ialah :

اَلنَّكِرَةُ :كُلُّ مَا صَلُحَ دُخُوْلُ اْلاَلِفِ وَاللاَّمِ عَلَيْهِ.

Isim Nakiroh ialah setiap kalimah isim yang layak masuknya alif-lam (ال) atasnya.

Maksudnya ialah setiap kalimah isim yang belum dimasuki alif-lam (ال) adalah isim nakiroh, dan bentuk i'rob-nya dengan tanwin (tanda baca baris dua), karena jika tidak ada alif-lam (ال) harus diberi tanwin, maka lafad yang menggunakan tanwin itu adalah isim nakiroh.

Maka untuk mengetahui isim nakiroh dapat dilihat dari segi i'rob, yaitu ; tanwin dlomah ( -ٌ ) , tanwin fatah ( -ً ) atau tanwin kasroh ( -ٍ ) . seperti :

صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ فَهُمْ لا يَرْجِعُونَ (١٨)

mereka tuli, bisu dan buta, Maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar), (al-Baqarah [2]:18). Lafad صُمٌّ بُكْمٌ عُمْيٌ adalah isim nakiroh.

لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَا أُنْذِرَ آبَاؤُهُمْ فَهُمْ غَافِلُونَ (٦)

agar kamu memberi peringatan kepada kaum yang bapak-bapak mereka belum pernah diberi peringatan, karena itu mereka lalai. (Yasiin [36]:6). Lafad قَوْمًا adalah isim nakiroh.

الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍ (٤)

yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari ketakutan. (Quraisy [106]:4). Lafad جُوعٍ ، خَوْفٍ adalah isim nakiroh.

Setiap kalimah isim dengan menggunakan i'rob tanwin (baris dua) maka tidak boleh ada alif-lam ( ال)-nya, baik alif-lam syamsiyah atau alif-lam qomariyah. Begitu juga jika ada alif-lam-nya tidak boleh diberi tanwin. Namun ada kalimah isim yang tidak menerima tanwin, disebut isim ghoer munshorif ( اسم غير منصرف ), lihat pada bab-nya.

B. Isim Ma'rifat. ( إسم مَعْرِفَة ).

1. Kalimah yang ada alif-lam ( ال)-nya, contoh :

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ Dengan nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Lafad اللَّهِ ، الرَّحْمَنِ ، الرَّحِيمِ adalah isim ma'rifat.

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.

Lafad اَلْعَالَمِيْنَ ، اَللَّهِ ، اَلْحَمْدُ adalah isim ma'rifat.

2. Isim Dlomir ( إسم ضَمِيْر ) / kata ganti.

( مُفْرَد مُذَكَّر غَائِب ) : ه/ ـه/ هُوَ

( kata ganti untuk seorang laki-laki yang tidak hadir "dia / ia / nya" )

( تَثْنِيَّة / مُثَنَّى مُذَكَّر غَائِب ) : هُمَا

( kata ganti untuk dua orang laki-laki yang tidak hadir "mereka / beliau / nya" )

( جَمَع مُذَكَّر غَائِب ) : هُمْ

( kata ganti untuk laki-laki banyak yang tidak hadir "mereka / beliau / nya" )

ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ

( مُفْرَد مُؤَنَّثَة غَائِبَة ) : ها/ ـها/ هِيَ

( kata ganti untuk perempuan yang tidak hadir "dia / ia / nya" )

( تَثْنِيَّة / مُثَنىَّ مُؤَنَّثَة غَائِبَة ) : هُمَا

( kata ganti untuk dua orang perempuan yang tidak hadir "mereka / beliau / nya" )

( جَمَع مُؤَنَّثَة غَائِبَة ) : هُنَّ

( kata ganti untuk banyak perempuan yang tidak hadir " mereka / beliau / nya" )

ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ

( مُفْرَد مُذَكَّر مُخَاطَب ) : كَ / اَنْتَ

( kata ganti untuk satu oarang laki-laki ada di hadapan "kamu / anda / saudara" )

( تَثْنِيَّة / مُثَنىَّ مُذَكَّر مُخَاطَب ) : كُمَا / اَنْتُمَا

( kata ganti untuk dua orang laki-laki yang ada di hadapan "kalian / saudara" )

( جَمَع مُذَكَّر مُخَاطَب ) : كُمْ / اَنْتُمْ

( kata ganti untuk laki-laki banyak ada di hadapan " kalian / saudara" )

ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ

( مُفْرَد مُؤَنَّثَة مُخَاطَبَة ) : كِ / اَنْتِ

( kata ganti untuk seorang perempuan yang ada di hadapan " kamu/anda / saudari" )

( تَثْنِيَّة / مُثَنىَّ مُؤَنَّثَة مُخَاطَبَة ) : كُمَا / اَنْتُمَا

( kata ganti untuk dua orang perempuan yang ada di hadapan "kalian / saudari" )

( جَمَع مُؤَنَّثَة مُخَاطَبَة ) : كُنَّ / اَنْتُنَّ

( kata ganti untuk banyak perempuan yang ada di hadapan " kalian " )

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ

( مُتَكَلِّم وَحْدَه ) : نِى / اَنَا

( kata ganti untuk yang berbicara seorang laki-laki / perempuan "aku / saya" )

( مُتَكَلِّم مَعَ الْغَيْر ) : نَا / نَحْنُ

( kata ganti untuk yang bebicara bersama yang lain peria / wanita "kami / kita" )

3. Isim Isyaroh ( إسم إشَارَة ) / kata tunjuk.

- هذَا ( ini ) . ( مُفْرَدْ مُذَكَّر )

Kata tunjuk dekat untuk satu benda, jenisnya mudzakkar.

- هذَانِ / هذَيْنِ( ini ) . ( تَثْنِيَّة / مُثَنَّى مُذَكَّر )

Kata tunjuk dekat untuk dua benda, jenis mudzakkar.

- هؤُلاَءِ( ini, mereka ini ) . ( جَمَع مُذَكَّر )

Kata tunjuk dekat untuk banyak benda., jenisnya mudzakkar.

ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ

- هذِهِ ( ini ) . ( مُفْرَد مُؤَنَّث )

Kata tunjuk dekat untuk satu benda., jenisnya perempuan.

- هتَانِ / هتَيْنِ( ini ) . ( تَثْنِيَّة / مُثَنَّى مُؤَنَّث )

Kata tunjuk dekat untuk dua benda., jenisnya perempuan.

- هؤُلاءِ( ini, mereka ini ) . ( جَمَع مُؤَنَّث )

Kata tunjuk dekat untuk banyak benda., jenisnya perempuan.

ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ

- ذلِكَ( itu ) . ( مُفْرَد مُذَكَّر )

Kata tunjuk jauh untuk satu benda, jenisnya mudzakkar.

- ذنِكَ / ذلِكُمَا( itu ) . ( تَثْنِيَّة / مُثَنَّى مُذَكَّر )

Kata tunjuk jauh untuk dua benda, jenisnya mudzakkar.

- اُولَى / اُولئِكَ / ذلِكُمْ ( itu, mereka itu ) . ( جَمَع مُذَكَّر )

Kata tunjuk jauh untuk banyak benda, jenisnya mudzakkar.

ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ

- تِلْكَ ( itu ) . ( مُفْرَد مُؤّنَّث )

Kata tunjuk jauh untuk satu benda, jenisnya perempuan.

- تَانِكَ / تِلْكُمَا( itu ) . ( تَثْنِيَّة / مُثَنَّى مُؤَنَّث )

Kata tunjuk jauh untuk dua benda, jenisnya perempuan.

- اُولَى / اُولئِكَ / تِلْكُمْ( itu, mereka itu ) . ( جَمَع مُؤَنَّث )

Kata tunjuk jauh untuk banyak benda, jenisnya perempuan.

ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ

- هُنَا / ههُنَا ( sini, disini ) . Kata tunjuk tempat yang dekat.

- هُنَاكَ( disitu ) . Kata tunjuk tempat yang pertengahan.

- هُنَالِكَ( disana ) . Kata tunjuk tempat yang jauh.

4. Isim Maushul ( إسم مَوْصُوْل ) / kata penghubung.

- الَّذِى ( yang ) . ( مُفْرَد مُذَكَّر )

- اللَّذَانِ / اللَّذَيْنَ( yang ) . ( تَثْنِيَّة / مُثَنَّى مُذَكَّر )

- الَّذِيْنَ / اَلاُولى( yang , orang-orang ) . ( جَمَع مُذَكَّر )

ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ

- الَّتِى ( yang ) . ( مُفْرَد مُؤَنَّث )

- الَّتَانِ / الَّتَيْنِ ( yang ) . ( تَثْنِيَّة / مُثَنَّى مُؤَنَّث )

- اَللَّاتِى / اَللَّائِى( yang ) . ( جَمَع مُؤَنَّث )

ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ

- مَا ( apa-apa ) . untuk yang tidak berakal. ( لِغَيْرِالْعَاقِلِ )

- مَنْ( siapa ) . untuk yang berakal. ( لِعَاقِلٍ )

5. Isim 'Alam ( إسم عَالَم ) / nama alam (orang).

a. 'alam syakhs / عَالَم شَخْص (nama asli), nama-nama orang, seperti :

مُحَمَّد ، عُمَر ، عَائِشَة ، فَاطِمَة

b. 'alam kunyah / عَالَم كُنْيَة (julukan), dengan menggunakan lafad أَب ، أُمّ ، إِبن

أَبُو الْقَاسِم : Bapak Qosim (Nabi Muhammad SAW).

اِبْن الخَطَّاب : Anak Al-Khoththob (Umar bin Khottob).

اُُمّ المُؤْمِنِيْن : Ibu Kaum Mukminin ( Siti 'Aisyah )

c. 'alam laqob / عَالَم لَقَب (gelar), seperti:

اَلأَمِيْن : Terpercaya (Gelar Nabi Muhammad SAW).

اَلفَارُوْق : Pemisah antara hak dan batil (Gelar Umar bin Khottob).

حُمَيْرَة/حَمْرَاء : Wanita Merah ( Gelar Siti 'Aisyah ).

6. Isim Idlofat ( إسم إضَافَة ) Penyandaran.

Penyandaran ini hanya terbentuk dari dua isim. Isim yang pertama disebut مُضَاف (isim yang disandarkan). Inilah yang termasuk isim nakiroh. Ketentuanya tidak boleh ada alif-lam atau tanwin. Jika bentuknya isim tatsniyah atau jamak mudzakkar salim maka huruf nun diakhirnya harus dibuang, i'robnya tergantung amil sebelumnya. Sedangkan isim yang kedua disebut مُضَاف اِلَيْه (isim yang disandari). Bentuknya bisa isim ma'rifat bisa isim nakiroh. Ketentuanya tidak boleh kata sifat (lihat isim sifat). Dan i'robnya harus jar / kasroh, jika tidak ada alif-lam harus diberi tanwin kasroh. Contoh:

رَسُوْل اللهِ (Utusan Allah), خَاتَم ذَهَبٍ (cincin mas), dan lain-lain.

رَسُوْل + اللهِ = رَسُوْل اللهِ









مُضَاف + مُضَاف اِلَيْه = اِضَافَة

LAST_UPDATED2

0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark and Share
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)