Senin, 13 Agustus 2012

Tuhan, Peluk Aku Sebentar

Tuhan peluk aku sebentar..
aku lelah dengan semua ini..

banyak yang berbohong padaku Tuhan..
aku tidak tahu pada siapa aku percaya..
saat ini aku hanya bisa percaya padaMu Tuhan..
karna Kau tak pernah berdusta padaku..

Tuhan peluk aku sebentar..
aku lelah dengan semua ini..

dunia ini begitu kejam padaku..
banyak diantara mereka telah menginjak-ijnakku..
aku sudah tidak berdaya Tuhan..
aku tak mampu lagi berdiri..
hanya Kau Tuhan yang selalu menopangku..
bila aku terjatuh tapi tak sampai tergeletak..
tanganMu sanggup mengangkatku lebih tinggi lagi..

Tuhan peluk aku sebentar..
aku lelah dengan semua ini..

siapakah aku ini Tuhan..
mereka selalu memandangku dengan sebelah mata..
aku selalu cacat di mata orang-orang itu..
tapi aku bersyukur Tuhan..
karna aku tahu bahwa Kau menciptakan aku sesuai dengan gambaranMu..
Kau juga yang merancang jalan hidupku..
kini aku tahu bahwa aku berharga di mataMu..

Tuhan peluk aku sebentar..
aku lelah dengan semua ini..

aku merindukan seseorang yang setia padaku..
aku merindukan seseorang yang mencintaiku dengan tulus..
tapi sseseorang itu tak kunjung datang..
aku kecewa Tuhan..
tapi aku berterima kasih padaMu..
Kau berikan aku hati untuk mencintai..
Kau berikan aku kasih untuk menyanyangi..
Kau ajari aku kesabaran..
Kau ajari aku kepercayaan..

Tuhan peluk aku sebentar..
aku lelah dengan semua ini..

menunggu itu tidak mudah Tuhan..
tapi Kau bilang segala sesuatu akan indah pada waktunya..
Kau selalu menguatkanku Tuhan..
cintaMu padaku selalu baru tiap hari..

Tuhan peluk aku sebentar..
aku mau mengatakan.. Terima Kasih Tuhan..
dari : http://sumber-inspirasi-ku.blogspot.com

0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark and Share
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)