Minggu, 09 September 2012

Izinkan Aku Menikah Tanpa Pacaran ….

Teruntuk Dia yg masih misteri dan masih tersimpan begitu indah di dalam penjagaan-Nya hingga indah pada waktunya :)
Duhai bintangku…..
Aku ingin mencintaimu dengan sangat sederhana
Sederhana dalam sikap sederhana dalam tutur kata
Tak perlulah kau berdusta dalam bersikap
Tak perlulah kau berpura2 mencintaiku bila kau memang tak cinta
Tak perlulah kau berpura2 menyayangiku bila kau memang tak sayang
Tunjukkan bahwa kau memang pantas mendampingi hidupku
Tunjukkan bahwa kau memang rajaku seperti orang bilang
Tunjukkan bahwa kau mau berubah seperti yg aku dan Tuhan mau
Tunjukkan bahwa kau memang separuh nafasku
Yang selalu menghantuiku dulu di setiap malam-malamku
Tunjukkan bahwa kau memang bidadari surgawi
Yang tercipta untuk menemani sisa umurku
Bukan bidadari dalam dongeng sebelum tidur
Atau bidadari-bidadari dalam film atau opera van java
Ataupun bidadari di kesunyian milik lagu Ahmad dani
Dan akupun tak ingin kau menjadi selir hatiku
Yang harus berpura2 bahagia sangat di depan orang tua kita masing2
Karena cinta yg palsu atau cinta yg bertepuk sebelah tangan
Duhai separuh hidupku….
Aku ingin mencintaimu dengan kelembutan & kedamaian
Selembut sutera selembut awan
Sedamai – damainya dua angsa yg hidup bahagia di tepi danau toba
Bukan dengan kekerasan yg hanya akan melahirkan air mata
Atau dgn pukulan atau tamparan yg membuat Tuhan marah padamu
Jujur aku tak bisa memberikanmu intan permata yg di sukai kebanyakan pria
Atau emas permata juga uang yg banyak yg hanya akan membuatmu semakin lupa daratan
Lagi pula semua itu tidak menjamin membuat hidupmu bahagia
Malahan hanya akan membuatmu tambah sengsara & menderita saja
Jikalau nafsu yg menguasai & memboncengi angkuhnya hatimu
Karena sesungguhnya kebahagiaan hakikii itu letaknya di hati bukan di materi
Tapi InsyaAllah aku bisa memberikanmu kebahagiaan yg belum pernah kau rasakan dalam sejarah hidupmu
Kebahagiaan yg membuatmu benar2 bisa menjadi seorang wanita yg sesungguhnya
Kebahagiaan yg bisa membuatmu merasa tenang, aman dan tentram di sampingku
Dan InsyaAllah kebahgiaan ini akan abadi sampai kita di pertemukan kembali nanti di akherat kelak dgn ridho-Nya
Asalkan kau mau menjadi istri sekaligus ibu yg baik
Duhai separuh Dienku….
Aku ingin mencintaimu dengan kejujuran
Bukan dengan keterpaksaan atau kepura-puraan
Yang hanya akan melahirkan peperangan kecil & peperangan besar
Dengan di selimuti warna warni tangisan sedih dan sejuta amarah yg tiada guna
Aku ingin kau mencintaiku seperti aku mencintaimu
Aku ingin kau menyayangiku seperti aku menyayangimu
Dan aku ingin kau merindukankku seperti aku merindukanmu
Duhai jantung hatiku……
Aku butuh kejujuranmu di setiap ada masalah
Agar aku bisa menyempurnakan tanggung jawabku sebagai imam nanti
Aku butuh teguranmu di setiap langkah kakiku
Agar aku bisa meluruskan apa yg salah dalam diriku
Aku butuh senyuman manismu bukan senyuman palsumu
Senyuman manis yg membuat aku rindu utk segera pulang ke rumah
Bukan senyuman palsu yg membuat aku mati rasa & tak betah di rumah
Aku butuh canda tawamu di setiap akhir lelah kerjaku
Agar kejenuhan kerjaku terobati dan terlupakan walau sesaat
Aku butuh dukungan dan semangat dari lubuk hatimu
Ketika aku mulai kehilangan arah & tujuan
Aku butuh rasa percayamu bukan rasa curigamu
Ketika aku pulang terlambat
Dan aku butuh senyuman terbaik dan ikhlasmu
Jika suatu saat penghasilanku tak mencukupi kebutuhan satu bulan
Duhai belahan hatiku…..
Ajari aku cara mencintaimu dengan setulus hati
Ajari aku cara menyayangimu dengan sepenuh jiwa
Ajari aku menjadi seorang imam yg baik dalam keluarga
Ajari aku menjadi seorang suami yg baik untukmu
Ajari aku menjadi seorang ayah yg baik bagi anak2 kita nanti
Ajari aku cara berbakti kepada orang tuaku dan orang tuamu
Dan ajari aku juga cara memasak masakan yg enak seperti masakanmu
Agar aku bisa memasak masakan untukmu ketika suatu saat kau sakit
Atau ketika suatu saat kau tak ada di rumah atau kau sedang lelah karna mengandung……..
Dan ingatlah bila suatu saat aku mati
Tak perlulah kau ikut-ikutan mati untukku
Dan tak perlulah kau terlalu bersedih yg berlebihan
Masih ada Tuhan yg akan selalu setia menemanimu sampai kau tertidur lelap
Karena Dia yg maha kekal yg tak akan pernah mati dan berkesudahan
Dan Dia jugalah yg menciptakan langit & bumi beserta isinya termasuk aku dan kamu

0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark and Share
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)