Jumat, 22 Februari 2013

Teruntuk calon pemilik tulang rusukku


Assalamu’alaikum Warahmatullahi wabarakatuh
Kepadamu duhai calon pemilik tulang rusukku,
Aku disini masih bersabar menantimu, Hatimu tak sedang terluka kan? tersenyumlah… karna aku yakin kebahagiaan akan selalu menyertai kita, namun Jika detik ini hatimu sedang terluka, ambil air wudlulah… dan mendekatlah kepada-Nya., Tapi disini aku selalu berharap kau baik-baik saja..,
Apa kabar dengan hati yang lama tak pernah ku jumpa?
apa kau jg rindu padaku? Bagaimana dengan Qur’an mu?? Apa yang kau pahami dari surah itu? Ceritakanlah kepadaku….Aku siap mendengarkan., dan begitu juga dengan keluh kesahmu,aku siap berbagi denganmu…
Mungkin, saat ini dirimu merasakan apa yang tengah aku rasakan. Tapi tunggulah suatu saat, bila masanya aku sudah mampu menemuimu. Menatap wajahmu dan menghadirkan sejuta tawa untukmu. Mungkin hanya itu yang bisa aku beri untukmu, selain sebuah komitmen bahwa kita akan selalu bersatu. Untuk meniti jalan ini dengan hati yang saling mengasihi. Karena ini adalah ikatan suci yang akan kita jaga hingga akhir nanti.
Penantian pasti berakhir, perjumpaan pasti terjadi. Hanya soal waktu dan Rabb kita nanti , Semoga menghadiahkan pertemuan yang berkesan, dan Semoga derai-derai harap akan selalu muncul. Dan biarlah penat selalu hadir. Mengusir rasa bengong yang sering mengalir.
Padamu yang Allah pilihkan untukku..
Ketahuilah, aku hanya manusia biasa dengan begitu banyak kekurangan dalam diriku,Aku bukanlah Laki-laki sempurna, seperti yang mungkin kau harapkan..Maka, ketika Dia memilihmu untukku,Maka saat itu, Dia ingin menyempurnakan kekuranganku dgn keberadaanmu.Dan aku tahu, Kaupun bukanlah wanita yang sempurna..Dan ku berharap ketidaksempurnaanku mampu menyempurnakan dirimu..Karena kelak kita akan satu..Aibmu adalah aibku, dan indahmu adalah indahku,Kau dan aku akan menjadi ‘kita’…..,
Aku hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan. Maka oleh karena itu, Aku menginginkan dirimu untuk mendampingiku. Untuk menutupi kelemahanku dan mengendalikan kelebihanku.
Aku hanyalah orang yang sederhana. Cinta Akupun juga sederhana saja. Oleh karena itu, Aku menginginkanmu agar mau membantu Aku memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa.
Teruntuk engkau yang ada dihatiku,
Kenapa Aku memilihmu ? Sampai saat ini Aku tidak tahu jelas kenapa aku memilihmu. Tapi bismilah Aku mantap memilih dirimu.
Yang Aku tahu, Aku memilih dirimu karena Allah. Dan Aku tidak berani menjanjikan apa-apa, Aku hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari saat ini.
Andai saja aku bisa mengungkap semua kata dan rasa dalam hati yang aku punya ini…, maka seribu lembar kertas pun tak akan cukup untukku menuangkannya. terlalu banyak yang ingin aku ungkap secara langsung di hadapmu nanti.
Mesti mata tidak bisa melihatmu karena jarak,waktu, dan keadaan…,Tapi percayalah.. .. Di hati yang terdalam ini, Hanya Tergores nama indahmu sebagai seseorang yang terindah bagiku, yang selalu mengisi lembar sejarah dalam perjalanan waktuku
Untukmu yang akan mendampingi hidupku,
Dalam sujudku pada-Nyaku titipkan doa dan pintaku…..”semoga kau senantiasa dalam penjagaan-Nya ketika penjagaanku tak sampai padamu, semoga kau selalu dikasihi dan disayangi -Nya ketika kasih dan sayangku tak mampu melampaui dimana kau berada saat ini. Ku pinta pada-Nya agar Cinta-Nya selalu ada untukmu, ketika aku tak sanggup lagi mencintai.”
bahagia mu adalah doa dan harapku…. senyumu, menjadi suatu cita – cita dimana aku bisa merasakannya itu tulus hanya untuku… Semoga kan selalu baik adanya , meskipun jalan ini tak sempurna…. ucap terakhirku, ku harap kan terbaca jelas di mata dan hatimu… aku mengerti…., aku di sini, dan aku mencintaimu apapun adanya kau dengan segala kurangmu… dan biarlah………, biarlakanlah tulusku…yang mencintaimu…. Wassalamualaikum…..,

0 komentar:

Poskan Komentar

Bookmark and Share
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)