Selasa, 07 Mei 2013

Karena Allah Mencintaimu

Jika disuruh memilih diantara dua prasangka, mana yang akan kau pilih? Allah mencintaiku atau Allah membenciku? Sudah pasti secara sadar akan memilih : Allah mencintaiku. Tapi pernahkah terbersit sekali saja, rasa tidak puas terhadap keputusan Allah, merasa belum juga dijawab doanya lalu  sedikit berprasangka buruk pada Allah?
Tahu kah kau, diriku, bahwa sesungguhnya Allah mencintaimu..
Karena Allah mencintaimu, Dia mejagamu dari dunia yang akan melalaikanmu.
“Sesungguhnya Allah akan menjaga hambaNya yang beriman – dan Dia mencintaiNya- seperti kalian menjaga makanan dan minuman orang sakit (di antara) kalian, karena kalian takut pada (kematian)nya.”(HR. Al Hakim, Ibnu Abi ’Ashim dan Al Baihaqi).
Justru kalau Allah benci, maka ia akan membiarkan kita berbuat semau-maunya di dunia ini, mengeruk kenikmatan dunia sebanyak-banyaknya, seperti seorang yang gemar minum khamar, nikmat baginya, namun lambat laun itu akan merusak dirinya. Jika Allah benci, kau tidak akan ditegur-NYA.
“Maka tatkala mereka melupakan peringatan yang telah diberikan kepada mereka, Kami-pun membukakan semua pintu-pintu kesenangan untuk mereka; sehingga apabila mereka bergembira dengan apa yang telah diberikan kepada mereka, Kami siksa mereka dengan sekonyong-konyong, maka ketika itu mereka terdiam berputus asa.” (QS. Al An’am 44).
Jika Allah mencintaimu Dia akan memberimu kemudahan untuk berbuat kebajikan, memudahkanmu untuk menjadi hamba yang shalih. Demikian juga Allah akan membuatmu sulit untuk melakukan maksiat, Allah akan memberatkan langkahmu untuk pergi ketempat maksiat atau setidaknyamemberikan rasa gelisah yang teramat sangat saat akan melakukan maksiat atau juga memberikan rasa bersalah yang teramat sangat saat melakukan maksiat.
Jika Allah mencintaimu Dia akan memberimu pemahaman agama, Allah akan membukakan pintu hati dan akalnya untuk memahami ilmu agama, bahkan bukan hanya ilmu agama saja bahkan ilmu-ilmu pengetahuan lainnya juga.
“Allah memberikan dunia pada yang Dia cintai dan yang Dia benci. Tetapi Dia tidak memberikan (kesadaran ber) agama, kecuali kepada yang Dia Cintai. Maka barang siapa diberikan (kesadaran ber) agama oleh Allah, berarti ia dicintai olehNya.” (HR. Imam Ahmad, Al Hakim dan Al Baihaqi)
Tahukah kau, diriku, bahwa Allah mencintaimu.. Maukah kau menyongsong cintaNYA?
Jika Allah mencintaimu, Dia akan menutup umurmu di dunia dengan amal shalih, menjadikanmu khusnul khotimah. Orang yang seumur hidupnya melakukan amal shalih belum tentu menutup umurnya dengan amal shalih, maka teruslah berdoa agar kita dapat menutup umur kita dengan amal sholih. Rasul Bersabda: ”Jika Allah mencintai seorang hamba, Dia akan memaniskannya”. Sahabat bertanya: ”Apa itu memaniskannya ya Rasulullah?”. Ia berkata: ”Dia akan memberi ia petunjuk untuk melakukan kebaikan saat menjelang ajalnya, sehingga tetangga akan meridhainya-atau ia berkata- orang sekelilingnya” (HR. Al Hakim)
(Tulisan ini terinspirasi dari artikel di internet, yang telah mengharubirukan dan telah menghadirkan rasa sesal sekaligus rasa syukur didalam kalbu ini.. *kumat deh lebay nya* :p  Inilah artikel yang menginspirasi : http://www.dakwatuna.com/2012/10/23294/sensitivitas-tanda-allah-masih-mencintai-kita/ )

0 komentar:

Posting Komentar

Bookmark and Share
Ada kesalahan di dalam gadget ini
Dari Suhaib ra, bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh menakjubkan perkaranya orang yang beriman, karena segala urusannya adalah baik baginya. Dan hal yang demikian itu tidak akan terdapat kecuali hanya pada orang mu'min: Yaitu jika ia mendapatkan kebahagiaan, ia bersyukur, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan yang terbaik untuknya. Dan jika ia tertimpa musibah, ia bersabar, karena (ia mengetahui) bahwa hal tersebut merupakan hal terbaik bagi dirinya." (HR. Muslim)